Viral Pegawai SPBU Protes ke Koster, Pertamina Pastikan Jam Kerja

Pegawai SPBU di Bali protes karena kelelahan saat antrean BBM. Pertamina memastikan pengaturan jam kerja, sif, dan waktu istirahat petugas.

Dokumentasi Tangkapan Layar Dewa

DENPASAR, LAJUSIAR.COM — Video seorang pegawai stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang meluapkan keluhannya kepada Gubernur Bali Wayan Koster viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di tengah antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di Bali dan kebijakan memperpanjang jam operasional SPBU untuk membantu mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

Dalam rekaman yang beredar, seorang pegawai perempuan terlihat emosional saat menyampaikan kelelahan yang dialaminya ketika melayani konsumen. Ia meminta agar kondisi petugas di lapangan turut diperhatikan, terutama ketika antrean kendaraan masih panjang dan jam pelayanan diperpanjang.

“Saya bukan robot, saya juga capek, Pak. Iya, saya pegawai, tapi saya punya hak juga,” ujar pegawai tersebut dalam video yang beredar di media sosial.

Insiden itu menjadi sorotan karena berlangsung ketika pemerintah daerah dan Pertamina berupaya mengatasi gangguan distribusi BBM yang memicu antrean di sejumlah wilayah Bali.

Pertamina Pastikan Pengaturan Jam Kerja Petugas

Menanggapi kondisi tersebut, Area Manager Communication, Relations and CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus), Ahad Rahedi, menyatakan pihaknya memahami peningkatan beban kerja petugas SPBU seiring penguatan operasional dan perpanjangan jam layanan.

Pertamina menyatakan terus berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk memastikan pengaturan jam kerja, sistem pergantian sif, serta waktu istirahat petugas berjalan sesuai ketentuan. Langkah tersebut diperlukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung tanpa mengabaikan kondisi dan keselamatan pekerja.

Pertamina juga berkoordinasi dengan Kodam IX/Udayana untuk meminta dukungan personel TNI aktif sebagai operator SPBU. Dukungan ini diharapkan dapat membantu mengurangi beban petugas di tengah peningkatan kebutuhan pelayanan BBM.

SPBU Mengalami Keterbatasan Tenaga Kerja

Keluhan pegawai tersebut berkaitan dengan kebutuhan tenaga kerja ketika SPBU diminta beroperasi selama 24 jam. Pengelola SPBU yang menjadi sorotan menyebut jumlah operator yang tersedia masih terbatas untuk memenuhi tambahan jam pelayanan secara langsung.

Admin SPBU, Tria, menjelaskan bahwa tempatnya memiliki 12 operator yang bekerja dalam dua sif. Dalam kondisi normal, SPBU tersebut beroperasi mulai pukul 06.00 hingga 23.00 WITA. Perubahan menjadi layanan sepanjang hari membutuhkan pengaturan tenaga kerja yang tidak bisa dilakukan seketika.

Menurut keterangan pengelola, salah seorang operator juga masih menyusui. Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang perlu dipertimbangkan dalam penyesuaian jadwal kerja dan pembagian tugas.

Pengelola menyampaikan bahwa pihaknya masih membahas solusi kebutuhan personel bersama manajemen. Penambahan jam operasional, menurut keterangan tersebut, harus disertai kesiapan tenaga kerja agar pelayanan tidak bergantung pada petugas yang sama secara terus-menerus.

Operasional 24 Jam untuk Mengatasi Antrean BBM

Sebelumnya, Gubernur Bali Wayan Koster meminta SPBU di wilayah Denpasar dan Badung beroperasi selama 24 jam untuk membantu mengurai antrean kendaraan yang hendak membeli BBM. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya mempercepat pemulihan pelayanan di tengah gangguan distribusi.

Pertamina Patra Niaga juga memetakan SPBU yang melayani masyarakat selama 24 jam di sejumlah wilayah Bali. Perusahaan menyatakan penambahan personel dilakukan secara terukur agar operasional dapat berjalan sekaligus mengurangi risiko kelelahan pekerja.

Di sisi distribusi, Pertamina mempercepat penyaluran BBM dari terminal menuju SPBU. Penguatan operasional terminal dan armada pengangkut dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat serta mengurangi antrean yang masih terjadi di sejumlah lokasi.

Perhatian terhadap Pekerja Menjadi Sorotan

Video protes pegawai SPBU memunculkan pembahasan mengenai keseimbangan antara kebutuhan pelayanan publik dan perlindungan tenaga kerja. Di satu sisi, masyarakat membutuhkan akses BBM yang lebih cepat di tengah antrean panjang. Di sisi lain, petugas SPBU juga membutuhkan waktu istirahat dan pembagian jam kerja yang wajar.

Perpanjangan jam operasional tidak serta-merta menyelesaikan persoalan apabila jumlah petugas dan pengaturan sif belum memadai. Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, Pertamina, dan pengelola SPBU menjadi penting untuk memastikan pelayanan tetap berjalan tanpa membebani pekerja secara berlebihan.

Hingga informasi yang dihimpun pada Kamis (15/10/2026), Pertamina menyatakan koordinasi dengan pengelola SPBU terus dilakukan untuk memastikan pengaturan jam kerja dan waktu istirahat sesuai ketentuan. Sementara itu, pemulihan distribusi BBM dan pengurangan antrean masih menjadi pekerjaan yang perlu dituntaskan.

Catatan Redaksi: Keluhan pegawai SPBU perlu dipahami sebagai bagian dari persoalan operasional di tengah meningkatnya kebutuhan BBM. Upaya mempercepat pelayanan kepada masyarakat perlu berjalan beriringan dengan pengaturan tenaga kerja, waktu istirahat, dan keselamatan petugas. Pernyataan mengenai langkah Pertamina dalam artikel ini disampaikan berdasarkan keterangan yang diberitakan media; pelaksanaan di lapangan tetap perlu dipantau.

COMMENTS

{getPosts} $results={6} $label={recent}
TRUE
{getPosts} $results={3} $label={Apple} $style={1}
Nama

Bencana Alam,52,Berita Artis,14,Budaya,4,Daerah,182,Ekonomi,75,Gunungkidul,43,Hukum & Kriminal,228,Internasional,163,Kesehatan,30,Nasional,468,Olahraga,151,Pariwisata,8,Pemerintahan,168,Pendidikan,21,Peristiwa,180,Politik,127,Teknologi,25,
ltr
item
LajuSiar - Berita Terkini: Viral Pegawai SPBU Protes ke Koster, Pertamina Pastikan Jam Kerja
Viral Pegawai SPBU Protes ke Koster, Pertamina Pastikan Jam Kerja
Pegawai SPBU di Bali protes karena kelelahan saat antrean BBM. Pertamina memastikan pengaturan jam kerja, sif, dan waktu istirahat petugas.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjp9jFebR5SleGDe7hU8ZozrWNgN8GC_HJ1uNexGgdgIv19FMWzkAtCIjAsST8KBn0oE-bazwcwpif_G6l5OWMBur_nS-vaJ2-1bTaQkGGtKvIsxxnTaI4fwjMkwHJJ2yy4JcQIHjewP63lGjXn5W9daouIuEDUcmpkz86U49VZxwH79of6Vj4dHJ5LQcM/w640-h426/17920678079032605070444910359796.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjp9jFebR5SleGDe7hU8ZozrWNgN8GC_HJ1uNexGgdgIv19FMWzkAtCIjAsST8KBn0oE-bazwcwpif_G6l5OWMBur_nS-vaJ2-1bTaQkGGtKvIsxxnTaI4fwjMkwHJJ2yy4JcQIHjewP63lGjXn5W9daouIuEDUcmpkz86U49VZxwH79of6Vj4dHJ5LQcM/s72-w640-c-h426/17920678079032605070444910359796.jpg
LajuSiar - Berita Terkini
https://www.lajusiar.com/2026/10/viral-pegawai-spbu-protes-koster-pertamina-jam-kerja.html
https://www.lajusiar.com/
https://www.lajusiar.com/
https://www.lajusiar.com/2026/10/viral-pegawai-spbu-protes-koster-pertamina-jam-kerja.html
true
1824975425331216767
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All BACA JUGA ARTIKEL PILIHAN LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content