Sebelum Meninggal, Siswa SD Pemalang Disebut Sempat Menunjuk 3 Anak

Siswa SD di Pemalang meninggal setelah diduga mengalami kekerasan. Sebelum meninggal, korban disebut sempat menunjuk tiga anak.

Tribun Jateng Foto/Indra Dwi Purnomo

PEMALANG, LAJUSIAR.COM — Seorang siswa kelas 2 sekolah dasar (SD) di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit. Kematian siswa berinisial MHAQ (7) tersebut kini tengah diselidiki polisi karena muncul dugaan kekerasan di lingkungan sekolah.

Sebelum meninggal dunia, korban disebut sempat menceritakan dugaan kekerasan yang dialaminya kepada keluarga. Ayah korban juga mengatakan anaknya sempat menunjuk tiga anak yang diduga terlibat setelah diperlihatkan sejumlah foto.

Korban Sempat Dirawat di Rumah Sakit

MHAQ sebelumnya menjalani perawatan di RSUD dr M Ashari Pemalang selama sekitar sembilan hari. Setelah diperbolehkan pulang, korban sempat berada di rumah selama beberapa hari.

Namun, kondisi korban kembali memburuk. Pada Rabu (30/9/2026), korban dibawa kembali untuk mendapatkan pertolongan medis, tetapi meninggal dunia dalam perjalanan.

Polisi kemudian menerima informasi mengenai dugaan kekerasan yang dialami korban dan melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab serta rangkaian kejadian yang sebenarnya.

Keluarga Sebut Korban Menunjuk Tiga Anak

Ayah korban, Nurwandi, mengatakan sebelum meninggal dunia anaknya sempat menyebut pihak-pihak yang diduga melakukan kekerasan terhadap dirinya.

Menurut keterangan keluarga, korban diperlihatkan foto sejumlah anak. Setelah itu, korban disebut menunjuk tiga anak yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut.

Ketiga anak yang disebut keluarga tersebut masih berstatus sebagai pihak yang diduga terlibat. Polisi masih melakukan pendalaman sehingga belum dapat disimpulkan sebagai pelaku.

Korban Disebut Mengalami Kekerasan

Ibu korban, Diah Indriyanti, sebelumnya mengungkap adanya perubahan kondisi anak setelah dugaan peristiwa kekerasan. Korban yang sebelumnya dikenal ceria disebut menjadi lebih pendiam dan mengalami perubahan pola makan.

Keluarga juga menyampaikan bahwa korban sempat mengeluhkan sakit pada bagian perut. Dugaan kekerasan yang disampaikan keluarga menjadi salah satu informasi yang tengah didalami aparat.

Polisi Lakukan Autopsi dan Periksa Saksi

Kasat Reskrim Polres Pemalang AKP M. Faizal Wildan Umar Rela mengatakan polisi telah meminta keterangan dari keluarga korban dan sejumlah saksi.

Jenazah korban juga telah menjalani autopsi untuk membantu mengetahui penyebab kematian. Hasil pemeriksaan medis tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan.

Polisi menegaskan kasus tersebut masih berada dalam tahap penyelidikan. Jika nantinya ditemukan unsur pidana, proses hukum akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Polisi Ingatkan Soal Identitas Anak

Di tengah proses penyelidikan, kepolisian meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi maupun foto anak-anak yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Imbauan itu diberikan karena perkara melibatkan anak, baik sebagai korban maupun pihak yang diduga terlibat. Polisi juga mengingatkan masyarakat agar memberikan ruang bagi penyelidikan dan menunggu keterangan resmi.

Hingga saat ini, penyebab pasti kematian korban serta kaitannya dengan dugaan kekerasan masih dalam proses pendalaman aparat.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditulis ulang secara independen berdasarkan informasi pemberitaan dan keterangan yang tersedia. LajuSiar.com tidak menyebut pihak yang diduga terlibat sebagai pelaku karena proses penyelidikan masih berlangsung. Identitas anak yang berkaitan dengan perkara juga tidak ditampilkan demi perlindungan anak.

COMMENTS

{getPosts} $results={6} $label={recent}
TRUE
{getPosts} $results={3} $label={Apple} $style={1}
Nama

Bencana Alam,52,Berita Artis,14,Budaya,4,Daerah,182,Ekonomi,75,Gunungkidul,43,Hukum & Kriminal,228,Internasional,163,Kesehatan,30,Nasional,468,Olahraga,151,Pariwisata,8,Pemerintahan,168,Pendidikan,21,Peristiwa,180,Politik,127,Teknologi,25,
ltr
item
LajuSiar - Berita Terkini: Sebelum Meninggal, Siswa SD Pemalang Disebut Sempat Menunjuk 3 Anak
Sebelum Meninggal, Siswa SD Pemalang Disebut Sempat Menunjuk 3 Anak
Siswa SD di Pemalang meninggal setelah diduga mengalami kekerasan. Sebelum meninggal, korban disebut sempat menunjuk tiga anak.
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEgmifKc1-q9D-NndFUl5kd88MBsFee4fiuq_UXvl2dNuwlOq3KIP1IrS3__5PMfI7MEm_XVxgbUvfX-Ffck1VfyT4aEQPYbl1BnoiJjjVGjRx_dkOX40Bp0qM62s05MEpV7evfy7eMdWiTXPaaZnI3pzuHQcWz46NtVRTMRKNQ1DxkWnsYRchDkSD8_0ok=w640-h426
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEgmifKc1-q9D-NndFUl5kd88MBsFee4fiuq_UXvl2dNuwlOq3KIP1IrS3__5PMfI7MEm_XVxgbUvfX-Ffck1VfyT4aEQPYbl1BnoiJjjVGjRx_dkOX40Bp0qM62s05MEpV7evfy7eMdWiTXPaaZnI3pzuHQcWz46NtVRTMRKNQ1DxkWnsYRchDkSD8_0ok=s72-w640-c-h426
LajuSiar - Berita Terkini
https://www.lajusiar.com/2026/10/siswa-sd-pemalang-sempat-menunjuk-tiga-anak-sebelum-meninggal.html
https://www.lajusiar.com/
https://www.lajusiar.com/
https://www.lajusiar.com/2026/10/siswa-sd-pemalang-sempat-menunjuk-tiga-anak-sebelum-meninggal.html
true
1824975425331216767
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All BACA JUGA ARTIKEL PILIHAN LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content