Evaluasi Program Prabowo-Gibran: Tantangan Harga Pangan dan Keberlanjutan KDMP

Evaluasi dua tahun Prabowo-Gibran menyoroti kemandirian pangan, keterjangkauan harga bahan pokok, dan pelaksanaan program KDMP.

Tribunnews/HO/IST/Istimewa/HO

JAKARTA, LAJUSIAR.COM — Menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada 20 Oktober 2026, kebijakan kemandirian pangan dan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) menjadi bagian dari perhatian publik.

Kedua agenda tersebut berkaitan dengan upaya pemerintah memperkuat produksi pangan dalam negeri sekaligus mendorong kegiatan ekonomi di tingkat desa dan kelurahan. Namun, pelaksanaannya juga memunculkan pembahasan mengenai keberlanjutan program, manfaat bagi masyarakat, tata kelola, dan penggunaan anggaran negara.

Pemerintah Dorong Kemandirian Pangan

Pemerintah menempatkan sektor pangan sebagai salah satu prioritas untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar negeri. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan produksi pertanian, penguatan cadangan pangan, penyerapan hasil panen, serta pembenahan distribusi.

Kepala Badan Pangan Nasional sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyatakan bahwa sektor pangan Indonesia semakin kuat dalam dua tahun pemerintahan Prabowo. Ia mengaitkan perkembangan tersebut dengan capaian swasembada dan kerja sama berbagai pihak di sektor pangan.

Dalam pemberitaan ANTARA pada 17 Oktober 2026, Amran menyebut Indonesia telah mencapai swasembada pada sejumlah komoditas pangan. Sementara itu, pemerintah juga memaparkan proyeksi produksi yang melampaui kebutuhan nasional untuk delapan komoditas, yakni beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam ras, telur ayam ras, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.

Meski demikian, keberhasilan meningkatkan produksi perlu dilihat bersama indikator lain, seperti kestabilan harga, pemerataan distribusi, daya beli masyarakat, kesejahteraan petani, serta kemampuan menjaga pasokan sepanjang tahun.

Swasembada Tidak Hanya Diukur dari Produksi

Kemandirian pangan tidak semata-mata berarti menghasilkan komoditas dalam jumlah besar. Masyarakat juga membutuhkan akses terhadap bahan pangan dengan harga yang terjangkau dan kualitas yang memadai.

Persoalan distribusi menjadi salah satu tantangan yang perlu diperhatikan. Stok pangan yang tersedia dalam jumlah cukup belum tentu langsung membuat harga di seluruh daerah menjadi murah. Biaya transportasi, rantai distribusi, kondisi panen, serta perbedaan pasokan antardaerah turut memengaruhi harga yang dibayar konsumen.

Dalam laporan yang diterbitkan Suara.com pada 17 Oktober 2026, persoalan keterjangkauan harga dan pemerataan distribusi masih menjadi catatan dalam evaluasi ketahanan pangan. Karena itu, capaian produksi nasional perlu disertai pengawasan terhadap harga bahan pokok dan penyaluran komoditas ke pasar rakyat.

Program KDMP dan Tantangan Pelaksanaannya

Selain kemandirian pangan, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi salah satu program yang mendapat perhatian dalam evaluasi pemerintahan Prabowo-Gibran. Program ini diarahkan untuk memperkuat kegiatan ekonomi di tingkat desa dan kelurahan melalui kelembagaan koperasi.

Secara umum, koperasi diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok, memperluas akses distribusi barang, serta membuka peluang usaha dan kegiatan ekonomi lokal. Namun, manfaat tersebut bergantung pada cara koperasi dikelola, kebutuhan masyarakat setempat, kemampuan usaha menghasilkan pendapatan, dan keterlibatan anggota.

Dalam pembahasan mengenai dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, sejumlah pengamat juga menyoroti aspek tata kelola dan pembiayaan KDMP. Direktur Riset Bidang Makroekonomi, Kebijakan Fiskal, dan Moneter CORE Indonesia, Akhmad Akbar Susamto, menilai desain pelaksanaan dan skema pendanaan program tersebut perlu dicermati.

Dalam laporan Bisnis.com pada 15 Oktober 2026, kritik terhadap KDMP antara lain menyangkut perubahan skema pembiayaan dan potensi beban bagi keuangan desa maupun daerah. Risiko juga dapat muncul apabila fasilitas yang dibangun tidak menghasilkan pendapatan yang cukup untuk membiayai operasionalnya.

Manfaat bagi Masyarakat Menjadi Ukuran Penting

Perdebatan mengenai KDMP menunjukkan bahwa keberhasilan program tidak cukup diukur dari jumlah bangunan yang didirikan atau banyaknya koperasi yang dibentuk. Indikator yang juga penting meliputi aktivitas usaha, jumlah anggota yang terlibat, keberlanjutan operasional, penciptaan lapangan kerja, serta manfaat ekonomi yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Pengelolaan yang transparan dan partisipasi warga menjadi faktor penting agar koperasi tidak hanya berfungsi sebagai bangunan atau gerai distribusi, tetapi berkembang menjadi usaha yang sesuai dengan kebutuhan desa dan kelurahan.

Di sisi pembiayaan, pemerintah dan pengelola perlu menjelaskan secara terbuka sumber dana, kewajiban pembayaran, pembagian tanggung jawab, serta mekanisme pengawasan. Langkah tersebut diperlukan agar pelaksanaan program tidak menimbulkan beban yang tidak terukur bagi anggaran desa maupun daerah.

Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Memasuki dua tahun pemerintahan pada 20 Oktober 2026, kebijakan pangan dan KDMP memperlihatkan dua hal yang perlu dinilai secara bersamaan: target pembangunan yang ingin dicapai dan hasil nyata yang diterima masyarakat.

Pemerintah menekankan peningkatan produksi serta upaya memperkuat kemandirian pangan. Sementara itu, kalangan pengamat mengingatkan pentingnya evaluasi manfaat, transparansi, dan risiko pembiayaan program prioritas, termasuk KDMP.

Penilaian menyeluruh membutuhkan data yang terbuka dan dapat dibandingkan, baik mengenai produksi dan harga pangan maupun kinerja usaha koperasi. Dengan demikian, evaluasi tidak hanya bertumpu pada pernyataan pemerintah atau kritik pengamat, tetapi juga pada indikator yang dapat diperiksa masyarakat.

Catatan Redaksi: Kemandirian pangan dan KDMP merupakan dua agenda yang memiliki tujuan berbeda, tetapi sama-sama berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat. Penilaian atas keberhasilannya perlu mempertimbangkan data produksi, keterjangkauan harga, manfaat ekonomi, kualitas pelaksanaan, serta transparansi penggunaan anggaran. Kritik dari pengamat merupakan bagian dari evaluasi kebijakan dan perlu dibaca bersama data resmi serta perkembangan pelaksanaannya.

COMMENTS

{getPosts} $results={6} $label={recent}
TRUE
{getPosts} $results={3} $label={Apple} $style={1}
Nama

Bencana Alam,52,Berita Artis,14,Budaya,4,Daerah,182,Ekonomi,75,Gunungkidul,43,Hukum & Kriminal,228,Internasional,163,Kesehatan,30,Nasional,468,Olahraga,151,Pariwisata,8,Pemerintahan,168,Pendidikan,21,Peristiwa,180,Politik,127,Teknologi,25,
ltr
item
LajuSiar - Berita Terkini: Evaluasi Program Prabowo-Gibran: Tantangan Harga Pangan dan Keberlanjutan KDMP
Evaluasi Program Prabowo-Gibran: Tantangan Harga Pangan dan Keberlanjutan KDMP
Evaluasi dua tahun Prabowo-Gibran menyoroti kemandirian pangan, keterjangkauan harga bahan pokok, dan pelaksanaan program KDMP.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjL9K2SVIe8u0ZAvxR2RfHdwVQDnBrkhWbPbB-9Pnmx3oH2Th3lkM31r4V6LZlCBYR9nX1_qF-wnyEzPAy_Ls_SZAKwU8gx7yPyZDkPIaMl39WfMY5crvXvjXeVYbcze_IcfTFHYGokW2I1dWYBZ-EAYhX_Ld8KZq9zcZ93cgJrnzeT8H27nQSmTluewxY/w640-h360/17922498222602982732184401304293.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjL9K2SVIe8u0ZAvxR2RfHdwVQDnBrkhWbPbB-9Pnmx3oH2Th3lkM31r4V6LZlCBYR9nX1_qF-wnyEzPAy_Ls_SZAKwU8gx7yPyZDkPIaMl39WfMY5crvXvjXeVYbcze_IcfTFHYGokW2I1dWYBZ-EAYhX_Ld8KZq9zcZ93cgJrnzeT8H27nQSmTluewxY/s72-w640-c-h360/17922498222602982732184401304293.jpg
LajuSiar - Berita Terkini
https://www.lajusiar.com/2026/10/evaluasi-program-prabowo-gibran.html
https://www.lajusiar.com/
https://www.lajusiar.com/
https://www.lajusiar.com/2026/10/evaluasi-program-prabowo-gibran.html
true
1824975425331216767
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All BACA JUGA ARTIKEL PILIHAN LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content