dok. Muhamad Hidayat
PURWAKARTA, LAJUSIAR.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan lima tim ahli untuk mendampingi Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam penyusunan dan pembahasan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) proyek pusat data berbasis kecerdasan buatan atau AI milik BDx CGK 4 di kawasan Jatiluhur.
Langkah tersebut dilakukan setelah pembangunan proyek data center dihentikan sementara karena dokumen AMDAL dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) belum tuntas.
Lima Tim Ahli Disiapkan
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan kewenangan penerbitan PBG dan AMDAL berada di Pemerintah Kabupaten Purwakarta. Sementara itu, Pemprov Jabar memberikan dukungan melalui pendampingan tenaga ahli.
Lima tim ahli tersebut melibatkan peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta sejumlah akademisi. Mereka akan memberikan masukan terhadap berbagai aspek teknis dan lingkungan dalam proses penyusunan AMDAL.
Dedi mengatakan pendampingan diperlukan agar kajian mengenai dampak pembangunan dan operasional data center dilakukan secara komprehensif, objektif, serta disertai langkah mitigasi terhadap berbagai risiko yang mungkin muncul.
AMDAL Belum Menghasilkan Keputusan Final
Pembahasan AMDAL proyek BDx CGK 4 masih berada dalam tahap kajian. Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein mengatakan forum pembahasan belum menghasilkan keputusan akhir mengenai kelayakan lingkungan proyek.
Berbagai masukan dari ahli dan instansi terkait akan menjadi bahan pembahasan teknis sebelum tim penilai menyusun kesimpulan. Keputusan mengenai tahapan perizinan selanjutnya akan bergantung pada hasil kajian tersebut.
Dengan demikian, belum dapat dipastikan apakah seluruh persyaratan lingkungan proyek telah terpenuhi. Pembahasan masih berlanjut untuk memastikan dampak pembangunan maupun operasional data center dapat diukur dan ditangani.
Kebutuhan Air Jadi Salah Satu Perhatian
Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam kajian adalah kebutuhan air untuk operasional data center. Dalam pembahasan AMDAL, kebutuhan air tahap operasional disebut sekitar 27 liter per detik dan direncanakan dipasok melalui PDAM.
BRIN juga menyoroti pentingnya memastikan kebutuhan air pusat data tidak mengganggu pasokan bagi masyarakat maupun sektor pertanian, khususnya ketika terjadi musim kemarau.
Selain air, aspek kelistrikan, pengelolaan limbah elektronik dan baterai, serta manfaat keberadaan pusat data bagi masyarakat Purwakarta juga menjadi bagian dari kajian.
Pemprov Minta Dampak Dimitigasi
Dedi Mulyadi menegaskan pembangunan dan operasional pusat data harus didasarkan pada kajian yang terukur. Setiap potensi dampak lingkungan maupun sosial perlu disertai langkah mitigasi yang jelas.
Menurut Dedi, kehadiran pusat data berbasis AI juga diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan pemerintah daerah Jawa Barat.
Sementara itu, BDx menyatakan siap mengikuti hasil kajian AMDAL serta memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah sebelum pembangunan dan operasional proyek dilanjutkan.
Proyek AI Data Center Campus 2 atau CGK 4 BDx di Jatiluhur dirancang sebagai fasilitas pusat data berskala besar. Proyek tersebut sebelumnya mulai dibangun pada September 2026, tetapi kemudian dihentikan sementara sampai persyaratan AMDAL dan PBG diselesaikan.
Catatan Redaksi: Artikel ini disusun ulang oleh redaksi LajuSiar berdasarkan laporan dan keterangan pihak terkait pada 5 Oktober 2026. Pembahasan AMDAL proyek masih berlangsung sehingga informasi mengenai kelayakan lingkungan dan kelanjutan pembangunan dapat berubah sesuai hasil kajian serta keputusan resmi pemerintah.
COMMENTS