KOMPAS.COM/Pandi Ramedhan
JAKARTA, LAJUSIAR.COM — Antusiasme menyaksikan langsung final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, berujung kekecewaan bagi rombongan suporter asal Serang, Banten.
Rombongan tersebut rela meluangkan waktu dan mengambil cuti kerja demi datang ke Jakarta untuk memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia yang menghadapi Thailand pada Senin (5/10/2026).
Namun, harapan menyaksikan perjuangan Garuda dari dalam stadion pupus setelah mereka diduga menjadi korban penipuan tiket.
Sudah Siapkan Waktu untuk Nonton Timnas
Rombongan suporter asal Serang tersebut telah mempersiapkan perjalanan ke Jakarta sejak sebelum pertandingan. Mereka sengaja mengambil waktu dari aktivitas pekerjaan agar dapat hadir langsung di SUGBK.
Keputusan tersebut diambil karena laga final menjadi pertandingan penting bagi Timnas Indonesia. Ribuan suporter dari berbagai daerah memang berdatangan ke Jakarta untuk menyaksikan pertandingan tersebut.
Suasana kawasan GBK sejak sore hari juga dipadati pendukung Garuda. Kepadatan lalu lintas bahkan terjadi di sejumlah ruas jalan menuju kawasan stadion.
Tiket yang Dibeli Bermasalah
Setelah sampai di Jakarta, rombongan tersebut justru menghadapi masalah ketika hendak masuk ke stadion. Tiket yang mereka dapatkan ternyata tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya.
Situasi tersebut membuat mereka gagal menyaksikan pertandingan secara langsung meski sudah mengeluarkan biaya dan meluangkan waktu untuk datang dari Serang.
Kasus ini kembali mengingatkan suporter untuk berhati-hati ketika membeli tiket pertandingan melalui pihak ketiga, terutama melalui akun media sosial atau jalur yang tidak terverifikasi.
GBK Dipadati Puluhan Ribu Penonton
Final Indonesia melawan Thailand memang mendapat antusiasme besar. Sekitar 67.000 penonton tercatat memenuhi SUGBK untuk menyaksikan pertandingan tersebut.
Polda Metro Jaya mengerahkan lebih dari 10.000 personel untuk mengamankan pertandingan, termasuk mengatur mobilitas penonton dan kondisi lalu lintas di sekitar stadion.
Besarnya antusiasme masyarakat terhadap pertandingan tersebut juga menjadi peluang bagi oknum untuk menawarkan tiket melalui jalur tidak resmi.
Suporter Diimbau Waspada
Pengalaman rombongan asal Serang menjadi pelajaran bagi suporter yang hendak menyaksikan pertandingan olahraga secara langsung. Pembelian tiket sebaiknya dilakukan melalui kanal resmi yang ditentukan penyelenggara.
Suporter juga perlu memeriksa identitas penjual, mekanisme distribusi tiket, serta memastikan tiket dapat diverifikasi sebelum melakukan pembayaran.
Dengan langkah tersebut, risiko menjadi korban penipuan tiket dapat diminimalkan, terutama ketika pertandingan memiliki tingkat permintaan tiket yang tinggi.
Catatan Redaksi: Artikel ini disusun berdasarkan laporan mengenai suporter yang mengalami persoalan tiket saat hendak menyaksikan final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK. Informasi mengenai jumlah penonton dan pengamanan pertandingan mengacu pada keterangan pihak berwenang yang diberitakan pada 5 Oktober 2026.
COMMENTS