| ANTARA FOTO/ARIF FIRMANSYAH |
PURWAKARTA, LAJUSIAR.COM - Pembangunan pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI) milik BDx Data Centers di Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, dihentikan sementara karena sejumlah persyaratan perizinan belum tuntas.
Proyek yang dikenal sebagai AI Campus 2 atau CGK4 tersebut sebelumnya telah menjalani groundbreaking dan dirancang memiliki kapasitas hingga 640 megawatt (MW). Pembangunan fasilitas ini menjadi bagian dari ekspansi infrastruktur pusat data berbasis AI di Indonesia.
AMDAL dan PBG Belum Tuntas
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat Adi Komar mengatakan pemerintah daerah tetap mendukung investasi tersebut. Namun, pembangunan harus memenuhi ketentuan yang berlaku, terutama terkait persyaratan lingkungan dan bangunan.
Sejumlah pemberitaan pada 30 September 2026 menyebut proses Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) proyek tersebut belum tuntas. Karena itu, aktivitas pembangunan dihentikan sementara sampai persyaratan yang diperlukan dipenuhi.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebelumnya juga menyoroti proses AMDAL proyek tersebut. Ia meminta proses penyusunan kajian lingkungan dilakukan secara transparan dan informasi mengenai pihak-pihak yang terlibat dalam penyusunannya dapat diketahui masyarakat.
Proyek Pusat Data Berkapasitas 640 MW
BDx Data Centers menyatakan CGK4 merupakan kampus pusat data AI dengan kapasitas keseluruhan mencapai 640 MW. Fasilitas tersebut direncanakan dibangun secara bertahap dan terdiri atas enam bangunan.
Bangunan pertama dirancang memiliki kapasitas 120 MW dan akan dikembangkan secara bertahap. BDx menyebut fasilitas tersebut mendapat dukungan kapasitas jaringan listrik sebesar 845 MVA dari PLN.
Pengembangan CGK4 diperkirakan berlangsung sekitar tiga tahun. Fasilitas ini juga dirancang menggunakan teknologi pendinginan langsung ke chip untuk mendukung kebutuhan komputasi AI dengan kepadatan tinggi.
Perhatian terhadap Dampak Lingkungan
Selain persoalan perizinan, pembangunan pusat data berskala besar tersebut mendapat perhatian terkait potensi dampak lingkungan, termasuk kebutuhan air dan penggunaan energi.
Dedi Mulyadi dalam peninjauan proyek pada 28 September 2026 meminta agar kajian AMDAL dibuka secara transparan kepada publik. Menurutnya, masyarakat perlu mengetahui proses kajian serta pihak yang terlibat dalam penyusunan dan penelaahan dokumen tersebut.
BDx sendiri menyebut CGK4 berada di Jatiluhur dan dirancang untuk mendukung kebutuhan komputasi AI. Perusahaan juga menyatakan tengah menjajaki penggunaan sumber energi terbarukan, termasuk potensi pemanfaatan tenaga air bersama Perum Jasa Tirta II.
Dengan penghentian sementara tersebut, pembangunan proyek akan dilanjutkan setelah persyaratan perizinan dan ketentuan yang berlaku dipenuhi.
Catatan Redaksi: Artikel ini disusun berdasarkan informasi mengenai pembangunan AI Campus 2 (CGK4) milik BDx Data Centers di Jatiluhur, Purwakarta, serta perkembangan proses AMDAL dan PBG proyek tersebut. Informasi mengenai status penghentian sementara mengacu pada pemberitaan yang tersedia hingga 30 September 2026.
COMMENTS