Dok. Humas KASI Daop 8 Surabaya
JAKARTA, LAJUSIAR.COM — Jumlah pelanggan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Group tumbuh 7,55 persen sepanjang semester I 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada periode tersebut, KAI Group melayani 258,99 juta pelanggan.
Jumlah tersebut meningkat dari 240,81 juta pelanggan pada semester I 2025. Pertumbuhan terjadi di berbagai layanan dalam ekosistem KAI, mulai dari kereta jarak jauh dan lokal hingga layanan commuter serta LRT.
Penumpang Kereta Jarak Jauh dan Lokal Naik
Untuk layanan kereta api jarak jauh dan lokal, KAI mencatat 29,86 juta pelanggan selama Januari hingga Juni 2026. Angka tersebut tumbuh 8,72 persen dibandingkan semester I 2025 yang mencapai 27,46 juta pelanggan.
Sementara itu, KAI Commuter melayani 204,15 juta pelanggan atau meningkat 6,58 persen dari 191,54 juta pelanggan pada periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan juga tercatat pada layanan LRT Jabodebek. Jumlah pelanggannya mencapai 16,02 juta orang, naik 22,84 persen dibandingkan semester I 2025 yang sebanyak 13,04 juta pelanggan.
Pendapatan Semester I Capai Rp18 Triliun
Pertumbuhan jumlah pelanggan tersebut turut menopang kinerja keuangan KAI. Pada semester I 2026, pendapatan perusahaan dilaporkan mencapai sekitar Rp18 triliun.
Kinerja tersebut menunjukkan kontribusi berbagai segmen bisnis KAI, tidak hanya dari layanan angkutan penumpang, tetapi juga angkutan barang dan pengembangan sumber pendapatan lainnya.
Di sektor angkutan barang, KAI Group mengangkut 32,50 juta ton barang sepanjang semester I 2026. Angkutan tersebut terdiri atas batu bara serta berbagai komoditas nonbatu bara.
KAI Perkuat Layanan dan Sumber Pendapatan
KAI juga terus mengembangkan layanan serta konektivitas untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat. Sejumlah pengembangan dilakukan melalui penambahan perjalanan, pembukaan akses di stasiun tertentu, hingga penguatan layanan perkotaan.
Selain pendapatan dari layanan transportasi, KAI mengembangkan sumber pendapatan di luar tiket melalui pemanfaatan aset dan ruang komersial di kawasan stasiun. Pengembangan tersebut mencakup area komersial, tenant, serta kerja sama dengan mitra usaha.
Menurut KAI, peningkatan jumlah pelanggan menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan kereta api terus berkembang. Perusahaan menyatakan akan melanjutkan peningkatan keselamatan, kualitas layanan, integrasi antarmoda, serta pengembangan angkutan barang pada semester II 2026.
Catatan Redaksi: Artikel ini disusun berdasarkan data kinerja KAI Group semester I 2026 dan informasi perusahaan mengenai pertumbuhan pelanggan serta pengembangan layanan. Angka pendapatan mengacu pada laporan kinerja yang diberitakan pada 28 September 2026.
COMMENTS