ANYER, LAJUSIAR.COM - Tim pencarian menemukan sebuah pelampung di perairan Anyer, Banten, saat melakukan pencarian terhadap lima jurnalis yang hilang kontak ketika melakukan peliputan di kawasan Gunung Anak Krakatau.
Pelampung tersebut ditemukan oleh kapal KAL Anyer I-3-64 milik TNI Angkatan Laut yang dikerahkan dalam operasi pencarian. Namun, hingga kini belum ada kepastian bahwa pelampung yang ditemukan tersebut berkaitan dengan lima jurnalis yang masih dalam pencarian.
Pelampung Ditemukan Saat Pencarian
Penemuan pelampung terjadi ketika operasi pencarian memasuki hari ketiga. Unsur TNI AL turut menyisir sejumlah wilayah perairan untuk membantu menemukan keberadaan para jurnalis yang dilaporkan hilang kontak.
Temuan tersebut menjadi salah satu petunjuk yang diperiksa oleh tim di tengah upaya pencarian yang masih berlangsung. Petugas tetap melakukan penyisiran karena belum terdapat konfirmasi mengenai identitas pemilik pelampung tersebut.
Lima Jurnalis Masih Dalam Pencarian
Lima jurnalis sebelumnya dilaporkan hilang kontak setelah melakukan perjalanan menggunakan speedboat untuk keperluan peliputan di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau.
Tim SAR gabungan kemudian memperluas pencarian ke sejumlah sektor di perairan Selat Sunda. Operasi melibatkan berbagai unsur, termasuk Basarnas, TNI AL, serta unsur terkait lainnya.
Pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi perairan dan perkembangan informasi yang diperoleh dari lapangan. Setiap temuan yang dinilai berkaitan dengan operasi SAR akan diperiksa lebih lanjut oleh petugas.
Belum Ada Kepastian Keberadaan Kelima Jurnalis
Meski penemuan pelampung menjadi perhatian dalam operasi pencarian, tim belum menyatakan bahwa benda tersebut merupakan milik lima jurnalis yang hilang.
Karena itu, proses pencarian tetap dilanjutkan dengan menyisir area perairan yang telah ditentukan. Tim SAR juga terus mengumpulkan informasi untuk mempersempit lokasi pencarian dan menemukan titik keberadaan para jurnalis.
Hingga pencarian berlangsung, keluarga, rekan sesama jurnalis, dan berbagai pihak masih menantikan perkembangan mengenai keberadaan kelima jurnalis tersebut.
COMMENTS