Pelabuhan Ketapang Lumpuh, Pengguna Jasa Tertahan Berjam-jam

Pelabuhan Ketapang Banyuwangi lumpuh akibat kepadatan. Pengguna jasa dan kendaraan tertahan berjam-jam sebelum menyeberang ke Bali.

KOMPAS.COM/Fitri Anggia

BANYUWANGI, LAJUSIAR.COM — Aktivitas di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, terganggu akibat kepadatan kendaraan yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi tersebut membuat pengguna jasa harus tertahan berjam-jam sebelum dapat menyeberang menuju Bali.

Antrean kendaraan menuju pelabuhan bahkan sempat mencapai beberapa kilometer. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kendaraan yang hendak masuk pelabuhan, tetapi juga mengganggu operasional kapal penyeberangan.

Pengguna Jasa Tertahan Berjam-jam

Sejumlah sopir kendaraan logistik mengeluhkan waktu tempuh menuju Pelabuhan Ketapang yang jauh lebih lama dibandingkan kondisi normal.

Perjalanan dari kawasan Watudodol menuju kantong parkir Bulusan yang biasanya dapat ditempuh sekitar 30 menit, dalam kondisi kepadatan harus dilalui hingga berjam-jam.

Lamanya waktu tunggu juga membuat pengeluaran para sopir bertambah, terutama untuk kebutuhan makan dan bahan bakar selama berada di tengah antrean.

Kapal Juga Mengalami Antrean

Kepadatan tidak hanya terjadi di jalur darat. Sejumlah kapal penyeberangan juga dilaporkan harus menunggu beberapa jam sebelum dapat bersandar di dermaga Pelabuhan Ketapang.

Kondisi tersebut berdampak terhadap jumlah perjalanan kapal dalam sehari. Dalam situasi normal, satu kapal dapat melakukan sekitar tujuh hingga delapan perjalanan pulang-pergi, sedangkan dalam kondisi kepadatan jumlah perjalanan disebut turun menjadi sekitar empat hingga lima kali.

Waktu tunggu kapal yang lebih panjang juga membuat pengguna jasa harus menunggu lebih lama untuk dapat melakukan proses bongkar muat kendaraan dan penumpang.

ASDP Maksimalkan Operasional

PT ASDP Indonesia Ferry menyebut operasional pelabuhan terus dimaksimalkan untuk mengurangi kepadatan. Sejumlah kapal tambahan telah dioperasikan untuk membantu meningkatkan kapasitas penyeberangan.

ASDP juga melakukan penyesuaian pola operasi dengan mempertimbangkan kondisi dermaga, cuaca, arus, pasang surut, volume kendaraan, kesiapan kapal, serta aspek keselamatan pelayaran.

Salah satu faktor yang turut memengaruhi pelayanan adalah pekerjaan peningkatan kapasitas dermaga di lintasan Ketapang-Gilimanuk. Kondisi tersebut membuat pola pelayanan dan pengoperasian sejumlah fasilitas harus disesuaikan.

Alternatif Penanganan Kepadatan

Berbagai langkah telah disiapkan untuk mengurai antrean, termasuk penambahan kapal dan kajian terhadap penggunaan Dermaga Bulusan sebagai alternatif pelayanan.

Otoritas terkait juga terus melakukan koordinasi untuk menyesuaikan pola operasional dengan kondisi di lapangan. Pengguna jasa diimbau mengikuti arahan petugas dan memperhatikan informasi terbaru mengenai pelayanan penyeberangan sebelum menuju pelabuhan.

Kepadatan di Pelabuhan Ketapang menjadi perhatian karena jalur tersebut merupakan salah satu akses utama penyeberangan dari Pulau Jawa menuju Bali. Penanganan antrean dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kelancaran arus kendaraan dan keselamatan pelayaran.

Catatan Redaksi: Artikel ini disusun berdasarkan laporan mengenai kepadatan dan gangguan pelayanan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, pada September 2026. Kondisi antrean dan pelayanan penyeberangan dapat berubah mengikuti situasi operasional, cuaca, serta kebijakan pengelola pelabuhan.

COMMENTS

{getPosts} $results={6} $label={recent}
TRUE
{getPosts} $results={3} $label={Apple} $style={1}
Nama

Bencana Alam,52,Berita Artis,14,Budaya,4,Daerah,182,Ekonomi,75,Gunungkidul,43,Hukum & Kriminal,228,Internasional,163,Kesehatan,30,Nasional,468,Olahraga,151,Pariwisata,8,Pemerintahan,168,Pendidikan,21,Peristiwa,180,Politik,127,Teknologi,25,
ltr
item
LajuSiar - Berita Terkini: Pelabuhan Ketapang Lumpuh, Pengguna Jasa Tertahan Berjam-jam
Pelabuhan Ketapang Lumpuh, Pengguna Jasa Tertahan Berjam-jam
Pelabuhan Ketapang Banyuwangi lumpuh akibat kepadatan. Pengguna jasa dan kendaraan tertahan berjam-jam sebelum menyeberang ke Bali.
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEjH-u14u8MFwGH1_-x_T2omEkK5gfzyswNEbp3SWnDPlr13LWTor4ynHr0kw1-bf2oe9mOtBu8hb8R22GZz1FyIaM1xw2h6tTQtUnOm4dV86LrAHtDPr6PB3H7V0Qlz76iF1u6ov1XY1VK4IBi7nT6AdUV8os-13I0tukZL6Z0BczxIWpTRzO83n9ICMzs=w640-h426
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEjH-u14u8MFwGH1_-x_T2omEkK5gfzyswNEbp3SWnDPlr13LWTor4ynHr0kw1-bf2oe9mOtBu8hb8R22GZz1FyIaM1xw2h6tTQtUnOm4dV86LrAHtDPr6PB3H7V0Qlz76iF1u6ov1XY1VK4IBi7nT6AdUV8os-13I0tukZL6Z0BczxIWpTRzO83n9ICMzs=s72-w640-c-h426
LajuSiar - Berita Terkini
https://www.lajusiar.com/2026/09/pelabuhan-ketapang-lumpuh-pengguna-jasa-tertahan.html
https://www.lajusiar.com/
https://www.lajusiar.com/
https://www.lajusiar.com/2026/09/pelabuhan-ketapang-lumpuh-pengguna-jasa-tertahan.html
true
1824975425331216767
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All BACA JUGA ARTIKEL PILIHAN LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content