JAKARTA, LAJUSIAR.COM - Rentetan kecelakaan kapal di perairan Indonesia kembali memunculkan perhatian terhadap aspek keselamatan pelayaran. Pakar dari Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), Daryono, mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap prinsip sains navigasi dan aturan baku pelayaran.
Menurut Daryono, keselamatan pelayaran tidak cukup hanya mengandalkan pengalaman awak kapal. Setiap perjalanan harus dilakukan dengan memperhatikan kondisi kapal, stabilitas, karakteristik perairan, hingga rencana pelayaran yang matang.
Nakhoda Punya Tanggung Jawab Besar
Daryono menilai nakhoda memiliki tanggung jawab penting dalam memastikan kapal berada dalam kondisi aman sebelum berlayar. Pemeriksaan stabilitas kapal menjadi salah satu aspek yang tidak boleh diabaikan.
Ia juga menekankan perlunya menyiapkan rute darurat atau passage plan apabila kondisi perairan mengalami perubahan secara drastis.
“Kepatuhan mutlak terhadap sains navigasi dan aturan baku pelayaran bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan benteng utama dalam melindungi nyawa manusia dan harta benda di laut,” kata Daryono.
Jangan Abaikan Kondisi Perairan
Menurutnya, keputusan untuk berlayar harus mempertimbangkan berbagai faktor yang dapat memengaruhi keselamatan. Kondisi cuaca dan perairan yang berubah dapat meningkatkan risiko apabila tidak diantisipasi sejak awal.
Karena itu, awak kapal perlu memahami data navigasi dan menggunakannya sebagai dasar dalam mengambil keputusan selama pelayaran. Penggunaan berbagai perangkat navigasi juga harus dibarengi kemampuan membaca kondisi di lapangan.
Keselamatan Harus Jadi Prioritas
Pentingnya kepatuhan terhadap prosedur navigasi kembali menjadi sorotan di tengah sejumlah kecelakaan laut yang terjadi. Penerapan aturan keselamatan secara konsisten dinilai dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan dan mencegah jatuhnya lebih banyak korban.
Daryono menegaskan bahwa aturan keselamatan pelayaran bukan sekadar formalitas. Kepatuhan terhadap prinsip navigasi dan prosedur yang berlaku merupakan bagian penting dalam menjaga keselamatan penumpang, awak kapal, serta aset yang berada di laut.
Dengan penerapan standar keselamatan secara disiplin, risiko kecelakaan di laut diharapkan dapat ditekan dan kejadian serupa tidak terus berulang.
COMMENTS