Tangkapan layar YouTube PBB (United Nations)
NEW YORK, LAJUSIAR.COM — Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membela keputusan negaranya menyerang Iran dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Kamis, 24 September 2026.
Netanyahu menyebut keputusan untuk melancarkan serangan terhadap Iran sebagai salah satu keputusan termudah yang pernah dibuatnya. Menurut dia, tindakan tersebut diperlukan untuk menghadapi ancaman Iran, terutama terkait program nuklir dan kemampuan militernya.
Netanyahu Klaim Israel Membela Negara Lain
Dalam pidatonya, Netanyahu mengatakan bahwa tindakan Israel tidak hanya ditujukan untuk melindungi negaranya sendiri. Ia juga mengklaim bahwa Israel turut membela sejumlah negara lain yang secara terbuka maupun diam-diam mendukung langkah tersebut.
“Dalam membela diri, Israel juga membela banyak negara yang delegasinya meninggalkan ruangan ini,” ujar Netanyahu, sebagaimana dikutip sejumlah media internasional.
Pernyataan itu disampaikan ketika sejumlah delegasi negara anggota PBB melakukan aksi walkout saat Netanyahu mulai berpidato.
Delegasi Negara-Negara Walkout
Aksi keluar ruangan tersebut dilakukan setelah Misi Palestina untuk PBB menyerukan kepada negara-negara anggota agar meninggalkan ruang sidang secara bersama-sama ketika Netanyahu dipersilakan berbicara.
Menanggapi aksi tersebut, Netanyahu menyebut para delegasi yang meninggalkan ruangan sebagai “pengecut moral”. Ia bahkan meminta delegasi lain yang masih berada di dalam ruangan untuk ikut keluar apabila tidak ingin mendengarkan pidatonya.
Netanyahu Serang Kritik Internasional
Selain membahas Iran, Netanyahu juga menggunakan pidatonya untuk membela operasi militer Israel terhadap Hamas serta menolak tudingan bahwa Israel melakukan genosida di Gaza.
Ia turut menyerang sejumlah tokoh dan negara yang selama ini mengkritik kebijakan Israel, termasuk Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Wali Kota New York Zohran Mamdani.
Netanyahu menegaskan bahwa Israel akan terus mengambil tindakan yang dianggap perlu untuk menjaga keamanan negaranya, meskipun menghadapi kecaman dari berbagai pihak di forum internasional.
COMMENTS