GUNUNGKIDUL, LAJUSIAR.COM — Mujiyakno unggul dalam Pemilihan Lurah (Pilur) Kalurahan Botodayaan, Kapanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, yang digelar Sabtu (26/9/2026).
Mujiyakno merupakan salah satu dari tiga calon yang mengikuti Pilur Botodayaan 2026. Dua calon lainnya adalah Sularta dengan nomor urut 1 dan Supadi dengan nomor urut 3, sementara Mujiyakno mendapatkan nomor urut 2.
Tiga Calon Ikuti Pilur Botodayaan
Pilur Botodayaan menjadi bagian dari pelaksanaan Pilur serentak di Kabupaten Gunungkidul. Sebelumnya, ketiga calon telah mengikuti sejumlah tahapan pemilihan, termasuk penyampaian visi dan misi kepada masyarakat.
Penyampaian visi dan misi berlangsung pada Minggu (20/9/2026) sebagai salah satu tahapan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat mengenal gagasan dan program yang ditawarkan para calon.
Sebelum memasuki pemungutan suara, ketiga calon juga menandatangani kesepakatan pemilihan lurah damai. Mereka berkomitmen menjaga proses pemilihan agar berlangsung aman, jujur, transparan, serta sesuai ketentuan.
Pemungutan Suara Digelar 26 September
Pemungutan suara Pilur Botodayaan dilaksanakan pada Sabtu (26/9/2026), bersamaan dengan Pilur serentak di sejumlah kalurahan di Kabupaten Gunungkidul.
Secara keseluruhan, Pilur serentak Gunungkidul 2026 diikuti 91 calon yang bertarung di 31 kalurahan. Botodayaan menjadi salah satu kalurahan yang diikuti tiga calon.
Pelaksanaan Pilur di Botodayaan sebelumnya berlangsung dalam tahapan yang melibatkan panitia pemilihan, pemerintah kapanewon, unsur keamanan, serta pihak terkait lainnya.
Mujiyakno Raih Suara Terbanyak
Berdasarkan hasil pemilihan yang dilaporkan, Mujiyakno menjadi calon yang memperoleh suara terbanyak dalam Pilur Botodayaan 2026.
Hasil tersebut menempatkan Mujiyakno sebagai calon yang unggul dalam pemilihan lurah di Kalurahan Botodayaan. Adapun rincian jumlah suara masing-masing calon tidak dicantumkan dalam artikel ini karena belum ditemukan data resmi yang dapat diverifikasi secara independen.
Menunggu Tahapan Penetapan
Setelah pemungutan dan penghitungan suara, hasil Pilur selanjutnya mengikuti tahapan administrasi dan penetapan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kalurahan Botodayaan sebelumnya menjadi salah satu lokasi Pilur serentak Gunungkidul 2026. Dalam prosesnya, para calon telah menyatakan komitmen untuk menghormati hasil pemilihan serta menjaga kondusivitas masyarakat.
Catatan Redaksi: Artikel ini disusun berdasarkan informasi mengenai hasil Pilur Botodayaan 2026 dan tahapan pemilihan yang tersedia hingga 26 September 2026. Rincian perolehan suara masing-masing calon tidak dicantumkan karena belum ditemukan data resmi yang dapat diverifikasi secara independen. Penetapan hasil akhir mengikuti ketentuan dan keputusan panitia pemilihan serta pemerintah daerah.
COMMENTS