(KOMPAS.COM/CITAAULIANA)
BANDAR LAMPUNG, LAJUSIAR.COM - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meminta waktu dua bulan untuk melakukan pembenahan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pernyataan tersebut disampaikan Zulhas setelah muncul sejumlah laporan gangguan kesehatan yang dialami penerima manfaat MBG, termasuk ratusan santri di Sidoarjo, Jawa Timur.
Zulhas menilai salah satu persoalan yang perlu dibenahi adalah ketepatan waktu distribusi makanan dari dapur penyedia kepada penerima.
Distribusi Makanan Jadi Perhatian
Menurut Zulhas, keterlambatan pengiriman dapat meningkatkan risiko makanan tidak lagi berada dalam kondisi yang seharusnya ketika dikonsumsi.
Ia mencontohkan makanan yang seharusnya dikirim pada pagi hari, tetapi baru sampai beberapa jam kemudian. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu menjadi perhatian serius dalam pengelolaan MBG.
“MBG kita kasih waktulah dua bulan ya, kita akan selesaikan,” kata Zulhas saat ditemui di Bandar Lampung, Sabtu (5/9/2026).
Zulhas menegaskan kelalaian dalam proses penyediaan maupun distribusi makanan tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa.
Petugas Lalai Akan Ditindak
Pemerintah, kata Zulhas, akan melakukan penertiban terhadap pengelola maupun petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbukti lalai.
Ia menyebut petugas yang melakukan kesalahan dapat diganti atau diberhentikan. Sementara apabila ditemukan unsur kesengajaan maupun pelanggaran hukum, proses lebih lanjut dapat dilakukan sesuai ketentuan.
“Kalau lalai ya dipecat. Kalau salah, ya diproses hukum,” tegasnya.
Evaluasi SPPG Diperkuat
Untuk memperbaiki pelaksanaan MBG, pemerintah akan mengevaluasi berbagai tahapan mulai dari pengolahan makanan hingga proses distribusi.
Khusus terkait kasus di Sidoarjo, Zulhas mengatakan dapur penyedia makanan telah diperiksa. Namun, persoalan distribusi menjadi salah satu bagian yang turut mendapat perhatian.
Ia berharap pembenahan selama dua bulan ke depan dapat memperkuat tata kelola MBG sehingga makanan yang diterima masyarakat tetap aman dan memenuhi standar yang ditetapkan.
Program MBG sendiri terus diperluas, sehingga pengawasan terhadap kualitas makanan dan kedisiplinan pengelola menjadi bagian penting dalam memastikan program berjalan dengan baik.
COMMENTS