(KOMPAS.com/PUTRA RAMADHANI ASTYAWAN KONTRIBUTOR BOGOR)
LABUAN BAJO, LAJUSIAR.COM - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyalurkan bantuan tanggap darurat senilai Rp3 miliar bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan tersebut diserahkan saat Nasaruddin mengunjungi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Kamis (3/9/2026).
Bantu Pemulihan Warga
Nasaruddin mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat sekaligus mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan dan keagamaan yang terdampak bencana.
Menurutnya, penanganan pascagempa tidak hanya berfokus pada kebutuhan fisik, tetapi juga memastikan aktivitas pendidikan dan kehidupan keagamaan masyarakat dapat kembali berjalan.
Kementerian Agama sebelumnya telah melakukan pendataan terhadap kebutuhan warga dan kerusakan fasilitas di sejumlah wilayah terdampak.
Sekolah Darurat Turut Disiapkan
Selain bantuan dana, Kemenag turut memberikan dukungan bagi keberlangsungan kegiatan belajar mengajar.
Sebanyak 16 tenda belajar darurat dan 1.000 perlengkapan sekolah telah disiapkan untuk membantu siswa yang terdampak gempa.
Kepala Kanwil Kemenag NTT Fransiskus Kariyanto mengatakan jajaran Kemenag telah bergerak sejak awal bencana dengan melakukan pendataan serta menyalurkan bantuan ke sejumlah wilayah.
Kemenag juga memberikan santunan kepada keluarga siswa madrasah yang meninggal dunia akibat gempa.
Menag Ajak Semua Pihak Bergotong Royong
Nasaruddin berharap bantuan pemerintah dapat mempercepat pemulihan masyarakat Flores.
Ia juga mengajak berbagai pihak untuk terus bergotong royong membantu warga terdampak hingga kondisi kembali normal.
Pemulihan, menurutnya, membutuhkan dukungan bersama agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas pendidikan, sosial, dan keagamaan setelah bencana.
COMMENTS