ANTARA Foto/Rizal Hanafi/Key(Rizal Hanafi)
BANJARMASIN, LAJUSIAR.COM — Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) mengambil alih penanganan kasus tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa. Pemeriksaan terhadap nakhoda dan anak buah kapal (ABK) yang sebelumnya dilakukan Polda Kalimantan Selatan kini dilanjutkan oleh Mabes Polri.
Pengambilalihan perkara tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Nur Khamid pada Kamis (24/9/2026) malam. Sebelumnya, penyelidikan dilakukan oleh Subdit Gakkum Direktorat Polairud Polda Kalsel.
Pemeriksaan Nakhoda dan ABK Dilanjutkan Mabes Polri
Nur Khamid mengatakan sejumlah pihak telah dimintai keterangan selama proses penyelidikan di tingkat Polda Kalsel. Di antaranya adalah nakhoda, ABK yang selamat, serta pihak-pihak lain yang berkaitan dengan pelayaran KM Virgo Transport 8.
“Penanganan perkaranya dilimpahkan ke Mabes Polri,” kata Nur Khamid.
Dengan pelimpahan tersebut, proses pemeriksaan dan langkah penyelidikan berikutnya menjadi kewenangan Mabes Polri. Pemeriksaan terhadap nakhoda dan ABK tetap dilakukan untuk mengetahui rangkaian kejadian sebelum hingga saat kapal mengalami kecelakaan.
KM Virgo Bawa 243 Orang dan 89 Kendaraan
KM Virgo Transport 8 berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, pada 13 September 2026. Kapal tersebut membawa 243 orang serta 89 kendaraan.
Dari jumlah tersebut terdiri atas 59 penumpang dewasa, satu penumpang anak, 126 sopir dan kernet, 27 pengikut atau mitra kerja kapal, serta 30 kru kapal.
Kapal kemudian mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa. Peristiwa tersebut memicu operasi pencarian dan evakuasi besar-besaran yang melibatkan berbagai unsur SAR.
42 Korban Meninggal, 93 Masih Dicari
Berdasarkan data yang disampaikan Polda Kalsel hingga Kamis (24/9/2026) malam, sebanyak 108 orang telah ditemukan dalam kondisi selamat. Sebanyak 42 orang ditemukan meninggal dunia, sedangkan 93 orang lainnya masih dalam proses pencarian.
Proses pencarian dan evakuasi korban masih dilakukan oleh tim gabungan. Selain pencarian di laut, proses identifikasi terhadap korban meninggal juga terus berlangsung di RS Bhayangkara Banjarmasin.
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalsel sebelumnya menerima 30 jenazah. Sebanyak 14 jenazah telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga, sementara 16 jenazah lainnya masih menjalani proses identifikasi.
Polisi Dalami Penyebab Kecelakaan
Pelimpahan penanganan kepada Mabes Polri diharapkan dapat melanjutkan pemeriksaan secara menyeluruh terkait dugaan pelanggaran yang berkaitan dengan kecelakaan KM Virgo Transport 8.
Keterangan dari nakhoda dan ABK menjadi salah satu bagian penting dalam penyelidikan untuk mengetahui kondisi kapal, perjalanan, serta kejadian yang berlangsung sebelum kapal mengalami kecelakaan.
Selain proses hukum, pencarian korban yang masih hilang dan identifikasi jenazah menjadi bagian dari penanganan tragedi KM Virgo Transport 8 yang masih berlangsung.
Catatan Redaksi: Proses penyelidikan masih berlangsung dan belum ada kesimpulan akhir mengenai pihak yang bertanggung jawab maupun penyebab kecelakaan. Informasi jumlah korban dapat berubah seiring proses pencarian, evakuasi, dan identifikasi.
COMMENTS