AFP/Brendan Smialowski
WASHINGTON, LAJUSIAR.COM — Pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping berakhir pada Jumat (25/9/2026) setelah rangkaian kunjungan selama tiga hari di Washington.
Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu penting dalam hubungan kedua negara, termasuk perdagangan, tarif, teknologi, dan kecerdasan buatan (AI). Namun, tidak banyak kesepakatan baru yang diumumkan secara terbuka.
Dua Tenggat Baru Disepakati
Salah satu hasil yang diumumkan adalah rencana pertemuan Trump dan Xi di Shenzhen, China, pada November 2026. Pertemuan tersebut akan menjadi kesempatan untuk membahas sejumlah persoalan, termasuk isu kecerdasan buatan.
Selain itu, kedua negara memperpanjang gencatan perdagangan yang sebelumnya dijadwalkan berakhir pada November. Masa berlaku kesepakatan tersebut diperpanjang hingga 10 Januari 2027.
Dengan perpanjangan itu, AS dan China memperoleh tambahan waktu untuk melanjutkan pembicaraan mengenai hubungan perdagangan dan sejumlah persoalan ekonomi yang belum terselesaikan.
Belum Ada Kesepakatan Besar soal AI
Artificial intelligence menjadi salah satu topik penting dalam pembicaraan Trump dan Xi. Namun, tidak ada kesepakatan besar mengenai AI yang diumumkan setelah pertemuan tersebut.
Kedua negara saat ini bersaing dalam pengembangan teknologi AI. Xi sebelumnya menyerukan agar pengembangan AI tetap berada di bawah kendali manusia, sementara pemerintahan Trump menempatkan pengembangan teknologi tersebut sebagai salah satu kepentingan strategis AS.
Gencatan Tarif Diperpanjang
Dalam sektor perdagangan, Washington dan Beijing memilih memperpanjang masa gencatan tarif. Kesepakatan tersebut memberikan waktu tambahan bagi kedua negara untuk membahas persoalan yang lebih luas.
Sejumlah isu yang masih menjadi bagian dari pembicaraan mencakup tarif, pembelian produk dari AS oleh China, pasokan mineral tanah jarang, serta pembatasan teknologi. Reuters melaporkan perpanjangan tersebut hanya berlaku selama dua bulan dari jadwal sebelumnya.
Perpanjangan hingga 10 Januari 2027 berarti persoalan perdagangan yang belum selesai belum sepenuhnya mendapatkan penyelesaian jangka panjang.
Trump dan Xi Kembali Bertemu
Trump dan Xi juga dijadwalkan memiliki kesempatan bertemu kembali dalam beberapa forum internasional. Selain rencana pertemuan di Shenzhen pada November, keduanya akan memiliki agenda di KTT APEC di China dan KTT G20 di Miami.
Dalam pernyataan setelah pertemuan, kedua pemimpin sama-sama menggambarkan hubungan AS-China secara positif. Xi mengatakan kedua negara telah mencapai pemahaman bersama mengenai sejumlah persoalan, meskipun rincian kesepakatan yang dimaksud tidak seluruhnya diumumkan kepada publik.
Hubungan Ekonomi Masih Jadi Perhatian
Berakhirnya pertemuan Trump dan Xi belum mengakhiri berbagai persoalan dalam hubungan ekonomi kedua negara. Perpanjangan gencatan tarif justru memberikan ruang bagi Washington dan Beijing untuk melanjutkan negosiasi.
Pasar dan pelaku usaha akan mencermati perkembangan pembicaraan dalam beberapa bulan ke depan, terutama terkait kebijakan tarif, perdagangan teknologi, dan hubungan ekonomi kedua negara.
Catatan Redaksi
Artikel ini disusun berdasarkan informasi yang tersedia hingga 26 September 2026. Rincian hasil pembicaraan AS-China dapat berubah seiring adanya pengumuman resmi lanjutan dari pemerintah kedua negara.
COMMENTS