KNKT Ungkap 6 Masalah di Balik Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL Bekasi

KNKT mengungkap enam faktor yang berkontribusi pada tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur.

KOMPAS.com/NURPINI AULIA RAPIKA

BEKASI, LAJUSIAR.COM — Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkap rangkaian persoalan yang berkontribusi terhadap tabrakan KA 4B Argo Bromo Anggrek dan KA 5568A Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat.

Kecelakaan yang terjadi pada 27 April 2026 tersebut menewaskan 16 orang dan menyebabkan 107 orang lainnya mengalami luka-luka. Dalam laporan investigasinya, KNKT mencatat 60 temuan yang berkaitan dengan kecelakaan tersebut.

Masalah pada Sistem Persinyalan

Salah satu faktor yang ditemukan KNKT adalah tidak teridentifikasinya kondisi bahaya pada hubungan persinyalan antara Stasiun Bekasi dan Stasiun Bekasi Timur.

Saat kejadian, KA Argo Bromo Anggrek berjalan dari Jalur III Stasiun Bekasi setelah melewati Sinyal Keluar J12 yang menunjukkan aspek hijau. Namun, kereta kemudian menghadapi Sinyal Blok B104 yang menunjukkan aspek merah karena masih terdapat KA 5568A di Stasiun Bekasi Timur.

KNKT menemukan masinis KA 4B tidak mendapatkan sinyal kuning sebagai peringatan bahwa sinyal berikutnya menunjukkan aspek merah. Kondisi tersebut tidak teridentifikasi dalam proses review desain dan pengujian setelah perubahan tata letak Stasiun Bekasi pada 2021.

Komunikasi Darurat Bermasalah

Persoalan berikutnya berkaitan dengan komunikasi saat kondisi darurat. Ketika masinis KA 5181B melaporkan kecelakaan di JPL 86 kepada Pengendali Perjalanan Kereta Api (PPKP) Selatan, informasi mengenai kejadian tersebut tidak langsung dipahami secara utuh.

KNKT mencatat proses klarifikasi terkait kereta yang bertabrakan dengan taksi listrik dan jalur yang terdampak membutuhkan waktu sekitar 3 menit 20 detik. Salah satu kendalanya adalah volume suara komunikasi yang relatif kecil.

Pada saat yang sama, informasi bahwa KA 5568A tertahan di Stasiun Bekasi Timur karena adanya kerumunan masyarakat tidak tersampaikan kepada PPKP Selatan. Kondisi tersebut membuat pengendali perjalanan tidak memiliki informasi yang memadai mengenai situasi di lapangan.

Informasi Tidak Tersampaikan Antar-Pengendali

KNKT juga menemukan tidak adanya mekanisme penyampaian informasi yang memadai antara PPKP Selatan dan PPKP Timur dalam kondisi tersebut.

PPKP Timur mengetahui adanya kecelakaan di JPL 86 dari komunikasi yang didengarnya, tetapi tidak memperoleh informasi lengkap mengenai kondisi di sekitarnya. Hal ini kemudian berdampak pada akurasi informasi dan perintah yang diberikan kepada KA 4B.

Sinyal Pembantu Tidak Teridentifikasi Secara Optimal

Faktor lainnya berkaitan dengan Sinyal Pembantu UB104. Setelah melewati Sinyal Keluar J12 yang menunjukkan aspek hijau, masinis dan asisten masinis KA 4B memahami bahwa perjalanan dapat dilanjutkan.

Dalam kondisi tersebut, perhatian mereka cenderung terarah pada informasi yang mendukung pemahaman bahwa kereta dapat terus berjalan. Sementara itu, Sinyal Pembantu UB104 yang menunjukkan cahaya putih mendatar berpotensi tidak menjadi pusat perhatian.

KNKT juga mencatat kondisi malam hari, visibilitas sinyal, serta pantulan cahaya pada kaca depan lokomotif turut memengaruhi efektivitas sinyal pembantu dalam membantu masinis mengenali kondisi Sinyal Blok B104.

Prosedur Pengereman Darurat Belum Memadai

Faktor lain yang ditemukan berkaitan dengan pengereman darurat ketika kereta melaju dalam kecepatan tinggi dan berada di jalur rel yang melengkung.

Masinis KA 4B memilih melakukan pengereman layanan penuh terlebih dahulu dan kemudian mengaktifkan pengereman darurat setelah kereta keluar dari jalur lengkung. Keputusan tersebut didasarkan pada pertimbangan risiko terhadap keselamatan rangkaian.

Dalam investigasinya, KNKT menemukan masinis KA 4B belum pernah mendapatkan pelatihan mengenai skenario pengereman darurat pada kondisi tersebut. Selain itu, belum terdapat prosedur khusus yang menjadi acuan mengenai taktik pengereman darurat saat kereta berkecepatan tinggi di jalur lengkung.

Kecelakaan Berawal dari Insiden Sebelumnya

Rangkaian kejadian bermula ketika KA 5181B Commuter Line mengalami kecelakaan dengan sebuah taksi listrik di JPL 86. Insiden tersebut kemudian menyebabkan KA 5568A tertahan di Stasiun Bekasi Timur.

Dalam kondisi tersebut, KA 4B Argo Bromo Anggrek tetap berjalan hingga akhirnya bertabrakan dengan KA 5568A di Jalur I Stasiun Bekasi Timur pada pukul 20.52.12 WIB.

KNKT menegaskan investigasi keselamatan dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kecelakaan dan menjadi dasar perbaikan keselamatan transportasi perkeretaapian.

Catatan Redaksi: Artikel ini disusun berdasarkan laporan investigasi KNKT mengenai tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur pada 27 April 2026. Faktor-faktor yang disebutkan merupakan hasil investigasi keselamatan KNKT dan tidak semata-mata ditujukan untuk menentukan kesalahan individu.

COMMENTS

{getPosts} $results={6} $label={recent}
TRUE
{getPosts} $results={3} $label={Apple} $style={1}
Nama

Bencana Alam,52,Berita Artis,14,Budaya,4,Daerah,182,Ekonomi,75,Gunungkidul,43,Hukum & Kriminal,228,Internasional,163,Kesehatan,30,Nasional,468,Olahraga,151,Pariwisata,8,Pemerintahan,168,Pendidikan,21,Peristiwa,180,Politik,127,Teknologi,25,
ltr
item
LajuSiar - Berita Terkini: KNKT Ungkap 6 Masalah di Balik Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL Bekasi
KNKT Ungkap 6 Masalah di Balik Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL Bekasi
KNKT mengungkap enam faktor yang berkontribusi pada tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur.
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEjYah1MDykB7VUHdP9tJphdhSL3ndrcCgsd6V4xNvsic1VBbBAEyoAKc4pbZrwrxxio2DbdpsZpw9wro2ivpaA9bpOE4NhWRK-p8VkSTASBVwXGJ8v2isLK2GvK7rQ_20loCSneXuxpBj52UdAJdW299rAetbCgFIGHykiVDmUd5q6_Vz87a3M7KQSX7d0=w640-h426
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEjYah1MDykB7VUHdP9tJphdhSL3ndrcCgsd6V4xNvsic1VBbBAEyoAKc4pbZrwrxxio2DbdpsZpw9wro2ivpaA9bpOE4NhWRK-p8VkSTASBVwXGJ8v2isLK2GvK7rQ_20loCSneXuxpBj52UdAJdW299rAetbCgFIGHykiVDmUd5q6_Vz87a3M7KQSX7d0=s72-w640-c-h426
LajuSiar - Berita Terkini
https://www.lajusiar.com/2026/09/knkt-ungkap-masalah-tabrakan-argo-bromo-krl.html
https://www.lajusiar.com/
https://www.lajusiar.com/
https://www.lajusiar.com/2026/09/knkt-ungkap-masalah-tabrakan-argo-bromo-krl.html
true
1824975425331216767
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All BACA JUGA ARTIKEL PILIHAN LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content