JAKARTA, LAJUSIAR.COM - Peserta didik SMA, MA, SMK, dan sederajat yang akan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 perlu memahami materi yang menjadi cakupan ujian.
TKA 2026 untuk jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK dijadwalkan berlangsung secara bertahap mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Sementara pelaksanaan susulan dijadwalkan pada 16 hingga 29 November 2026.
Pendaftaran peserta TKA 2026 berlangsung hingga 27 September 2026. Kemendikdasmen juga menjadwalkan simulasi pada 21-27 September dan gladi bersih pada 5-18 Oktober 2026.
Mata Pelajaran TKA SMA dan SMK
Untuk jenjang SMA/MA/SMK dan sederajat, peserta mengikuti empat mata pelajaran wajib, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, serta dua mata pelajaran pilihan.
Dua mata pelajaran pilihan dipilih dari daftar yang tersedia. Pemilihannya dapat disesuaikan dengan minat peserta didik dan rencana studi lanjutan.
Materi TKA disusun berdasarkan kompetensi mata pelajaran dalam kurikulum. Soal juga menekankan kemampuan penalaran dan pemecahan masalah, bukan sekadar menguji hafalan.
Materi yang Diujikan
Pada Bahasa Indonesia, peserta akan menghadapi materi yang berkaitan dengan pemahaman teks informasi dan teks fiksi. Teks informasi dapat mencakup fakta, konsep, prosedur, serta berbagai topik dan konteks, sedangkan teks fiksi mencakup kemampuan memahami unsur dan struktur cerita.
Matematika mencakup sejumlah materi utama seperti bilangan, aljabar, geometri dan pengukuran, trigonometri, serta data dan peluang.
Sementara Bahasa Inggris mencakup berbagai jenis teks, di antaranya descriptive, recount, narrative, procedure, dan analytical exposition.
Mata Pelajaran Pilihan
Peserta dapat memilih dua mata pelajaran pilihan sesuai daftar yang ditetapkan. Pilihan tersebut mencakup berbagai bidang akademik dan program keahlian yang tersedia dalam ketentuan TKA.
Untuk peserta SMK, materi pilihan dapat berkaitan dengan program keahlian yang dipelajari. Misalnya, TKA Teknik Mesin mencakup kecakapan kerja dasar, keselamatan dan kesehatan kerja, budaya kerja, proses produksi manufaktur, pengetahuan bahan, serta sistem mekanik.
Karena pilihan mata pelajaran dapat berbeda sesuai jenjang dan program keahlian, peserta disarankan memeriksa kerangka asesmen untuk mata pelajaran yang dipilih agar persiapan belajar lebih terarah.
TKA 2026 Bukan Penentu Kelulusan
Kemendikdasmen menjelaskan bahwa TKA bersifat tidak wajib, gratis, dan bukan merupakan penentu kelulusan. Namun, hasil TKA dapat digunakan sebagai salah satu data dalam proses pendidikan, termasuk sebagai validator nilai rapor dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Dengan memahami cakupan materi sejak awal, peserta dapat menyusun persiapan berdasarkan mata pelajaran yang akan diikuti dan kompetensi yang perlu dikuasai.
Catatan Redaksi: Jadwal dan ketentuan TKA dapat mengalami penyesuaian sesuai kebijakan pemerintah. Peserta disarankan mengikuti informasi terbaru dari Kemendikdasmen dan Pusat Asesmen Pendidikan untuk memastikan jadwal, mata pelajaran, serta materi yang berlaku.
COMMENTS