| magma.esdm.go.id |
LEMBATA, LAJUSIAR.COM - Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengalami erupsi pada Minggu (6/9/2026). Letusan tersebut disertai dentuman dengan kolom abu vulkanik mencapai sekitar 600 meter di atas puncak.
Erupsi tercatat terjadi sekitar pukul 06.41 WITA. Petugas Pos Pengamatan Gunung Ili Lewotolok melaporkan kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak condong ke arah tenggara.
Erupsi Disertai Dentuman
Aktivitas erupsi Gunung Ili Lewotolok masih menjadi perhatian karena gunung api tersebut menunjukkan aktivitas vulkanik yang cukup tinggi.
Petugas pengamatan mencatat letusan pada Minggu pagi disertai suara dentuman dengan intensitas sedang. Kolom abu yang terbentuk terlihat jelas dari kawasan sekitar gunung.
Kondisi arah pergerakan abu mengikuti pola angin saat erupsi berlangsung sehingga wilayah yang berada di jalur sebaran abu perlu tetap memperhatikan perkembangan informasi dari petugas.
Aktivitas Vulkanik Masih Tinggi
Erupsi tersebut bukan satu-satunya aktivitas yang tercatat dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan laporan pengamatan periode 1-5 September 2026, Gunung Ili Lewotolok mengalami 1.873 kali gempa letusan atau erupsi. Selain itu, petugas juga mencatat ratusan gempa hembusan serta sejumlah aktivitas kegempaan lainnya.
Aktivitas vulkanik tersebut menunjukkan bahwa kondisi Gunung Ili Lewotolok masih perlu dipantau secara berkelanjutan.
Warga Diminta Tetap Waspada
Masyarakat yang berada di sekitar Gunung Ili Lewotolok diimbau mengikuti rekomendasi dan informasi resmi dari Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Warga juga diminta tidak memasuki kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona bahaya serta memperhatikan potensi sebaran material vulkanik apabila terjadi perubahan aktivitas.
Informasi mengenai arah sebaran abu juga penting diperhatikan, terutama bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di luar ruangan.
Pemantauan Terus Dilakukan
Petugas terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas Gunung Ili Lewotolok, termasuk perubahan kegempaan, tinggi kolom abu, serta kondisi visual gunung.
Masyarakat di sekitar kawasan gunung api diharapkan tidak panik, tetapi tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan resmi apabila terjadi peningkatan aktivitas.
COMMENTS