| gambar ilustrasi |
SINGAPURA, LAJUSIAR.COM - Erupsi Gunung Anak Krakatau turut berdampak pada penerbangan internasional antara Singapura dan Jakarta. Sebaran abu vulkanik membuat sejumlah penerbangan menuju maupun dari Jakarta harus dibatalkan demi alasan keselamatan.
Gangguan tersebut juga dirasakan di Bandara Changi, Singapura, yang menjadi salah satu titik keberangkatan penerbangan menuju Jakarta.
Penerbangan Singapura-Jakarta Terdampak
Singapore Airlines (SIA) membatalkan sejumlah penerbangan rute Singapura-Jakarta dan sebaliknya pada Minggu (6/9/2026).
Dalam pemberitahuan resminya, SIA mencantumkan sedikitnya 19 penerbangan yang dibatalkan akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Pembatalan mencakup penerbangan dari Singapura menuju Jakarta maupun penerbangan dari Jakarta menuju Singapura.
Keputusan tersebut dilakukan setelah sebaran abu vulkanik mengganggu kondisi ruang udara di sekitar Jakarta.
Penumpang Terjebak di Bandara Changi
Pembatalan penerbangan membuat sejumlah calon penumpang yang telah berada di Bandara Changi harus mencari informasi mengenai perubahan perjalanan mereka.
Media Singapura melaporkan adanya penumpang yang baru mengetahui penerbangannya dibatalkan setelah berada di bandara. Kondisi tersebut menyebabkan antrean di konter layanan maskapai untuk mendapatkan informasi, pengaturan ulang perjalanan, maupun pilihan lainnya.
Gangguan tidak hanya terjadi pada penerbangan dari Singapura. Di Jakarta, penumpang juga terdampak akibat penghentian sementara operasional Bandara Soekarno-Hatta.
Abu Vulkanik Ganggu Operasional Penerbangan
Erupsi Gunung Anak Krakatau menghasilkan sebaran abu vulkanik yang mencapai ketinggian signifikan dan bergerak mengikuti kondisi angin.
Bandara Soekarno-Hatta menjadi salah satu bandara yang terdampak. Hingga Minggu, gangguan tersebut telah memengaruhi ratusan penerbangan, termasuk penerbangan internasional.
Abu vulkanik menjadi ancaman serius bagi penerbangan karena dapat mengganggu komponen pesawat, termasuk mesin. Karena itu, penghentian sementara penerbangan dilakukan sebagai langkah keselamatan.
Penumpang Diminta Pantau Informasi Maskapai
Dengan kondisi penerbangan yang masih dipengaruhi aktivitas Gunung Anak Krakatau, penumpang yang memiliki jadwal perjalanan Singapura-Jakarta maupun sebaliknya diminta memantau informasi terbaru dari maskapai.
Perubahan jadwal, pembatalan, maupun pengalihan penerbangan dapat dilakukan menyesuaikan perkembangan kondisi ruang udara.
Pemerintah dan otoritas penerbangan terus memantau pergerakan abu vulkanik untuk menentukan kapan operasional penerbangan dapat kembali berlangsung secara normal.
COMMENTS