| Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda Prasetia |
JAKARTA, LAJUSIAR.COM - Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap aktivitas penerbangan di sejumlah wilayah Indonesia. Sebaran abu vulkanik membuat beberapa bandara harus menghentikan sementara operasional penerbangan demi menjaga keselamatan.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebut sekitar 150 ribu penumpang terdampak akibat gangguan tersebut. Selain itu, sekitar 467 penerbangan turut terkena dampak.
Sejumlah Bandara Ditutup Sementara
Kementerian Perhubungan memperpanjang penghentian sementara operasional sejumlah bandara yang terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Langkah tersebut dilakukan setelah kondisi ruang udara dinilai dapat memengaruhi keselamatan penerbangan. Pemerintah masih memantau perkembangan sebaran abu dan kondisi cuaca sebelum menentukan normalisasi operasional.
Bandara Soekarno-Hatta termasuk salah satu bandara yang terdampak. Gangguan tersebut juga berimbas pada sejumlah penerbangan domestik maupun internasional.
Penumpang Berhak Mendapat Refund
Dudy meminta maskapai memastikan hak para penumpang tetap terpenuhi selama terjadi gangguan penerbangan.
Bagi penerbangan yang dibatalkan akibat kondisi tersebut, penumpang berhak mendapatkan pengembalian biaya tiket sesuai ketentuan yang berlaku. Kemenhub juga meminta maskapai memberikan informasi kepada penumpang mengenai kondisi penerbangan sebelum mereka berangkat ke bandara.
Selain refund, maskapai dapat menawarkan opsi penjadwalan ulang maupun pengalihan penerbangan, menyesuaikan kondisi dan ketersediaan penerbangan.
Pemerintah Siapkan Alternatif Penerbangan
Untuk mengurangi dampak gangguan, pemerintah menyiapkan sejumlah bandara alternatif yang masih dapat digunakan, antara lain Bandara Kertajati, Ahmad Yani Semarang, Juanda Surabaya, dan Yogyakarta.
Namun, keputusan pengalihan penerbangan tetap diserahkan kepada masing-masing maskapai dengan mempertimbangkan kesiapan bandara tujuan serta ketersediaan transportasi lanjutan bagi penumpang.
Kemenhub terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau kondisi penerbangan dan memastikan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama.
COMMENTS