Tribunnews.com/Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
LAMPUNG, LAJUSIAR.COM - Operasional Bandara Radin Inten II Lampung kembali mengalami perpanjangan penutupan sementara akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Berdasarkan informasi aeronautika terbaru, penutupan ruang udara Bandara Radin Inten II diperpanjang mulai pukul 14.07 WIB pada Minggu (6/9/2026). Bandara diperkirakan kembali dibuka pada pukul 18.00 WIB.
Abu Vulkanik Masih Terdeteksi
Perpanjangan penutupan dilakukan karena sebaran abu vulkanik masih terpantau di ruang udara sekitar wilayah Lampung.
Kondisi tersebut dinilai dapat mengganggu keselamatan penerbangan. Abu vulkanik dapat menjadi risiko bagi pesawat sehingga operasional penerbangan harus menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan.
AirNav Indonesia melalui Indonesia Network Management Center (INMC) terus memantau perkembangan sebaran abu vulkanik dan kondisi ruang udara. Informasi penerbangan akan diperbarui berdasarkan hasil pemantauan terbaru.
Penerbangan di Radin Inten II Terdampak
Gangguan tersebut turut berdampak terhadap sejumlah penerbangan dari dan menuju Bandara Radin Inten II.
Sebelumnya, sejumlah penerbangan mengalami pembatalan maupun penyesuaian jadwal sebagai langkah keselamatan bagi penumpang dan awak pesawat.
Pihak bandara juga terus berkoordinasi dengan maskapai serta instansi terkait untuk menangani dampak penutupan sementara tersebut.
Penutupan Dapat Berubah
Jadwal pembukaan kembali Bandara Radin Inten II pada pukul 18.00 WIB masih berupa estimasi dan dapat berubah mengikuti perkembangan sebaran abu vulkanik.
AirNav Indonesia terus melakukan pembaruan informasi aeronautika untuk memastikan keputusan operasional penerbangan tetap mengutamakan keselamatan.
Penumpang yang memiliki jadwal penerbangan dari maupun menuju Lampung diimbau memantau informasi terbaru dari maskapai sebelum berangkat ke bandara.
COMMENTS