Dinkes Batang Gratiskan Pengobatan Warga yang Diduga Keracunan PMT

Dinkes Batang menggratiskan pengobatan warga yang diduga keracunan PMT. Penyebab kejadian masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

KOMPAS.com/YUSUF BASTIAR

BATANG, LAJUSIAR.COM — Pemerintah Kabupaten Batang memastikan penanganan medis bagi warga yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di kegiatan Posyandu diberikan secara gratis.

Kepala Dinas Kesehatan Batang, Ida Susilaksmi, mengatakan pihaknya masih melakukan penanganan sekaligus penyelidikan untuk mengetahui penyebab munculnya gejala yang dialami puluhan warga.

Puluhan Warga Mengalami Gejala

Kasus dugaan keracunan tersebut terjadi setelah kegiatan Posyandu di wilayah Rowobelang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Senin (21/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, PMT yang diberikan kepada warga terdiri dari kacang hijau, roti tawar, dan tahu bacem. Makanan tersebut diketahui telah dimasak sejak sekitar pukul 04.00 WIB.

Menurut Ida, sebanyak 42 orang diketahui mengonsumsi makanan tersebut. Dari jumlah itu, 37 orang mengalami gejala, sedangkan lima orang lainnya tidak menunjukkan gejala.

Gejala mulai dirasakan sejumlah warga pada malam hari setelah kegiatan Posyandu berlangsung. Keluhan yang muncul di antaranya mual, diare, mencret, dan pusing.

Dua Orang Dirawat Inap

Dari puluhan warga yang mengalami gejala, dua orang menjalani rawat inap di rumah sakit. Sementara itu, sembilan orang masih menjalani observasi di instalasi gawat darurat (IGD).

Sebanyak 24 warga lainnya mendapatkan penanganan sebagai pasien rawat jalan.

Dinkes Batang menerima laporan mengenai kejadian tersebut pada Selasa (22/9/2026) pagi. Petugas kemudian mendatangi lokasi dan memberikan penanganan kepada warga melalui Puskesmas Batang 3.

Petugas kesehatan juga melakukan pemantauan terhadap warga yang mengonsumsi makanan tersebut dengan mendatangi rumah-rumah warga.

Sampel Makanan Diperiksa di Laboratorium

Dinkes Batang belum dapat memastikan makanan yang menjadi penyebab munculnya gejala pada warga. Petugas masih melakukan penyelidikan epidemiologi dan mengambil sampel makanan untuk diperiksa di laboratorium.

Ida mengatakan, berdasarkan hasil wawancara awal, sebagian besar warga yang mengalami gejala diketahui mengonsumsi kacang hijau. Namun, terdapat pula warga yang mengonsumsi tahu bacem tetapi tidak mengalami gejala.

Kondisi tersebut membuat Dinkes belum dapat menyimpulkan jenis makanan tertentu sebagai penyebab dugaan keracunan. Hasil pemeriksaan laboratorium masih diperlukan untuk memastikan penyebabnya.

Biaya Penanganan Digratiskan

Di tengah proses penyelidikan, Dinkes Batang memastikan warga yang mengalami dugaan keracunan tetap mendapatkan penanganan medis tanpa dipungut biaya.

Ida mengatakan penanganan terhadap dugaan kasus keracunan tersebut digratiskan. Petugas juga masih melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi warga yang telah mengonsumsi PMT tetap aman.

Pemerintah masih menunggu hasil pemeriksaan sampel makanan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut. Sementara itu, pelayanan kesehatan bagi warga yang mengalami keluhan terus dilakukan.

Catatan Redaksi: Penyebab dugaan keracunan dalam peristiwa ini belum dapat dipastikan. Kesimpulan mengenai makanan atau faktor penyebab lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

COMMENTS

{getPosts} $results={6} $label={recent}
TRUE
{getPosts} $results={3} $label={Apple} $style={1}
Nama

Bencana Alam,52,Berita Artis,14,Budaya,4,Daerah,182,Ekonomi,75,Gunungkidul,43,Hukum & Kriminal,228,Internasional,163,Kesehatan,30,Nasional,468,Olahraga,151,Pariwisata,8,Pemerintahan,168,Pendidikan,21,Peristiwa,180,Politik,127,Teknologi,25,
ltr
item
LajuSiar - Berita Terkini: Dinkes Batang Gratiskan Pengobatan Warga yang Diduga Keracunan PMT
Dinkes Batang Gratiskan Pengobatan Warga yang Diduga Keracunan PMT
Dinkes Batang menggratiskan pengobatan warga yang diduga keracunan PMT. Penyebab kejadian masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEi5kAImKv40QEZwjGBsTc_jEOtNrGDcjOfsgPhKUL86dnk3ySeToY86NLaumbhm3B7sFlUR4wlDJ9N_OvT36O6irypBjM-_O_RIT-giaRI50uhf8yOe791MABn-Yj9Y_6GSeYaow8dAw3DY47hfjt0bBwmckB0EJnp73p55atzNUoLbP5OxxN29BIaV3_o=w640-h426
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEi5kAImKv40QEZwjGBsTc_jEOtNrGDcjOfsgPhKUL86dnk3ySeToY86NLaumbhm3B7sFlUR4wlDJ9N_OvT36O6irypBjM-_O_RIT-giaRI50uhf8yOe791MABn-Yj9Y_6GSeYaow8dAw3DY47hfjt0bBwmckB0EJnp73p55atzNUoLbP5OxxN29BIaV3_o=s72-w640-c-h426
LajuSiar - Berita Terkini
https://www.lajusiar.com/2026/09/dinkes-batang-gratiskan-pengobatan-warga-diduga-keracunan-pmt.html
https://www.lajusiar.com/
https://www.lajusiar.com/
https://www.lajusiar.com/2026/09/dinkes-batang-gratiskan-pengobatan-warga-diduga-keracunan-pmt.html
true
1824975425331216767
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All BACA JUGA ARTIKEL PILIHAN LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content