gambar ilustrasi
YOGYAKARTA, LAJUSIAR.COM - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) mulai memperkuat pemutakhiran data warga sebagai bagian dari persiapan penerapan digitalisasi bantuan sosial (bansos) yang ditargetkan berjalan secara nasional pada 2027.
Pemutakhiran data menjadi salah satu langkah penting agar bantuan sosial dapat diberikan kepada masyarakat yang sesuai dengan kriteria penerima. Data yang akurat juga diperlukan untuk mengurangi potensi ketidaktepatan sasaran dalam penyaluran bantuan.
Pemutakhiran Data Jadi Fokus
Dalam menghadapi perubahan sistem bansos menuju layanan yang semakin terdigitalisasi, pemerintah daerah didorong untuk memastikan data kependudukan dan kondisi sosial ekonomi masyarakat terus diperbarui.
Data tersebut nantinya menjadi bagian dari proses penentuan sasaran bantuan sosial. Karena itu, perubahan kondisi warga, baik dari sisi ekonomi maupun kependudukan, perlu tercatat secara berkala.
Digitalisasi bansos juga membuka ruang bagi masyarakat untuk ikut memperbaiki data. Pemerintah menyiapkan mekanisme agar warga dapat mengusulkan diri maupun menyampaikan sanggahan apabila terdapat data penerima yang dinilai tidak sesuai.
Menuju Sistem Bansos Digital 2027
Pemerintah pusat menargetkan digitalisasi bansos diterapkan secara nasional pada 2027. Sebelum penerapan tersebut, sejumlah daerah menjadi bagian dari proses uji coba dan penyiapan sistem perlindungan sosial berbasis digital.
Melalui sistem ini, proses pendataan, pengajuan calon penerima, pemutakhiran hingga penyampaian sanggahan diharapkan dapat dilakukan secara lebih terintegrasi.
Keterlibatan pemerintah daerah dan masyarakat menjadi penting dalam proses tersebut. Warga diharapkan aktif memastikan informasi yang tercatat mengenai kondisi sosial dan ekonomi keluarganya sesuai dengan keadaan sebenarnya.
Dengan pemutakhiran data yang dilakukan secara berkala, pemerintah memiliki basis informasi yang lebih sesuai untuk mendukung penyaluran bantuan sosial secara tepat sasaran ketika sistem digitalisasi bansos diterapkan.
COMMENTS