(KOMPAS.com/HANIFAH SALSABILA)
JAKARTA, LAJUSIAR.COM — Massa buruh yang berencana menggelar aksi demonstrasi di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, dijadwalkan hanya melakukan unjuk rasa hingga siang hari pada Kamis (24/9/2026).
Pembatasan waktu tersebut menjadi salah satu langkah antisipasi untuk mencegah aksi disusupi pihak-pihak yang berpotensi memicu kericuhan.
Antisipasi Penyusupan oleh Perusuh
Rencana demonstrasi buruh akan dipusatkan di sekitar kawasan Sudirman-Thamrin. Aparat keamanan menyiapkan pengamanan untuk memastikan penyampaian aspirasi berlangsung tertib.
Koordinator aksi mengingatkan peserta agar menjaga ketertiban serta tidak memberikan ruang bagi pihak luar yang berupaya memanfaatkan demonstrasi untuk melakukan tindakan anarkistis.
Pembatasan waktu hingga siang hari juga diharapkan dapat membantu mengurangi potensi gangguan terhadap aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas di kawasan pusat Jakarta.
Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan akibat kegiatan penyampaian pendapat di sejumlah titik Ibu Kota.
Pengaturan lalu lintas akan difokuskan di kawasan Sudirman-Thamrin, Monas, serta sekitar Kompleks Parlemen Senayan atau Gedung DPR/MPR RI.
Masyarakat yang hendak melintas di kawasan tersebut diimbau menyesuaikan waktu perjalanan dan memilih rute alternatif untuk menghindari kemacetan.
Buruh Kawal Isu Ketenagakerjaan
Aksi buruh tersebut berkaitan dengan tuntutan terhadap pembahasan regulasi ketenagakerjaan. Para pekerja mendesak pemerintah dan DPR memperhatikan sejumlah persoalan, termasuk sistem kerja kontrak, alih daya, pengupahan, pemutusan hubungan kerja, serta perlindungan pekerja rentan.
Demonstrasi dijadwalkan berlangsung pada Kamis (24/9/2026). Aparat dan penyelenggara aksi diharapkan dapat berkoordinasi agar penyampaian aspirasi berjalan aman tanpa mengganggu ketertiban umum.
Catatan Redaksi: Informasi mengenai pembatasan waktu aksi dan langkah pengamanan merupakan rencana pelaksanaan demonstrasi pada 24 September 2026. Situasi di lapangan dapat berubah sesuai perkembangan dan arahan petugas.
COMMENTS