| Tribunnews/Ibriza Fasti Ifhami |
BANTEN, LAJUSIAR.COM - Tim SAR gabungan kembali menemukan jaket pelampung atau life jacket dalam operasi pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Banten.
Temuan tersebut menjadi salah satu petunjuk yang tengah ditelusuri pada hari keempat pencarian rombongan yang sebelumnya berangkat menggunakan kapal cepat Arupadhatu 1 menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.
Life Jacket Ditemukan di Perairan Selat Sunda
Jaket pelampung tersebut ditemukan oleh KAL Anyer 1-3-64 pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 15.32 WIB. Lokasi penemuan berada sekitar 7,5 mil laut di sebelah barat Suar Tanjung Koneng, Anyer, atau sekitar 20 mil laut di timur laut Gunung Anak Krakatau.
Di sekitar lokasi yang sama, petugas juga menemukan sebuah botol berwarna putih yang bentuknya menyerupai pelampung.
Namun, kedua benda tersebut belum dapat dipastikan berkaitan dengan rombongan jurnalis yang tengah dicari. Tim masih melakukan pemeriksaan dan verifikasi untuk mengetahui asal-usul benda yang ditemukan.
Pencarian Delapan Orang Terus Dilanjutkan
Kelima jurnalis tersebut merupakan bagian dari delapan orang yang berada di dalam kapal Arupadhatu 1. Selain lima jurnalis, terdapat kapten kapal, seorang anak buah kapal, dan seorang pemandu lokal.
Kapal tersebut berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Kontak dengan rombongan kemudian terputus ketika mereka berada di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau.
Basarnas bersama unsur TNI, Polri, BPBD, potensi SAR, nelayan dan masyarakat terus melakukan penyisiran di wilayah yang telah ditentukan.
Temuan Akan Jadi Fokus Pencarian
Jika hasil verifikasi menunjukkan bahwa life jacket dan benda pelampung tersebut berkaitan dengan rombongan yang dicari, titik penemuan akan menjadi salah satu fokus utama penyisiran berikutnya.
Sebaliknya, apabila tidak ditemukan keterkaitan, tim SAR akan memperluas radius pencarian untuk mendapatkan titik keberadaan kapal maupun delapan orang yang masih dinyatakan hilang.
Hingga saat ini, belum ada informasi yang memastikan keberadaan kelima jurnalis dan tiga orang lainnya. Operasi SAR masih terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca serta keselamatan seluruh personel di lapangan.
COMMENTS