Tribun Manado/Humas Polda Sulut
BOLMONG, LAJUSIAR.COM — Bentrokan antarwarga kembali terjadi di wilayah perbatasan Kelurahan Upai, Kotamobagu, dan Desa Poopo, Kecamatan Passi Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara.
Dalam rangkaian bentrokan tersebut, sejumlah warga dan aparat mengalami luka. Dua anggota TNI terluka saat berupaya mengamankan situasi, sementara seorang anggota Brimob Polda Sulut terkena tembakan senapan angin.
Dua Anggota TNI Terluka
Bentrokan melibatkan warga dari Kelurahan Upai dan Desa Poopo. Aksi saling serang berlangsung hingga Minggu dini hari dan melibatkan lemparan batu serta penggunaan senjata angin.
Dua anggota TNI yang menjadi korban masing-masing Serka Debi Mokodongan dan Sertu Iwan Triyadin. Serka Debi mengalami luka pada bagian mulut setelah terkena kelongsong gas air mata dan mendapat lima jahitan.
Sementara Sertu Iwan mengalami pembengkakan pada lengan kiri akibat terkena lemparan batu. Keduanya mendapatkan penanganan medis.
Anggota Brimob Terkena Tembakan
Insiden kembali terjadi ketika aparat melakukan pengamanan di lokasi bentrokan pada Minggu (27/9/2026) malam. Seorang anggota Detasemen B Pelopor Satbrimob Polda Sulut, Bripka Muhamad Ali, terkena tembakan senapan angin di bagian perut.
Dansat Brimob Polda Sulut Kombes Pol Robby Samban membenarkan kejadian tersebut. Korban kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara Karombasan untuk mendapatkan penanganan medis karena proyektil dilaporkan masih berada di dalam tubuhnya.
Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang melepaskan tembakan tersebut.
Sejumlah Warga Juga Menjadi Korban
Selain aparat, sejumlah warga dari kedua kelompok juga mengalami luka dalam bentrokan. Beberapa korban dilaporkan terkena lemparan batu, senapan angin, hingga panah wayer.
Peristiwa tersebut juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah kendaraan. Satu unit truk Dalmas mengalami pecah kaca depan setelah terkena lemparan batu. Mobil double cabin milik unit Presisi juga mengalami kerusakan.
Mobil Camat Passi Timur turut mengalami kerusakan berupa penyok dan sabetan senjata tajam pada bagian pintu bagasi.
Aparat Lakukan Pengamanan
Personel gabungan TNI dan Polri dikerahkan untuk memisahkan kedua kelompok serta mencegah bentrokan kembali meluas. Polisi juga sempat menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa.
Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik dan Dandim 1303/Bolmong Letkol Inf. Manashe Lomo turun langsung dalam upaya mengendalikan situasi.
Hingga laporan terakhir, kondisi di lokasi telah dapat dikendalikan. Aparat gabungan masih melakukan pengamanan dan pemantauan di wilayah perbatasan guna mencegah terjadinya bentrokan susulan.
Catatan Redaksi: Informasi mengenai korban dan kronologi dalam artikel ini berdasarkan laporan media lokal serta keterangan aparat yang tersedia. Identitas dan pihak yang diduga melepaskan tembakan senapan angin masih dalam proses penyelidikan sehingga belum dapat disimpulkan sebelum adanya hasil pemeriksaan resmi.
COMMENTS