Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
JAKARTA, LAJUSIAR.COM - Sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap aktivitas penerbangan di sejumlah wilayah, termasuk Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Kondisi tersebut membuat pengelola bandara meningkatkan pemeriksaan dan pembersihan area sisi udara, khususnya landasan pacu atau runway. Langkah ini dilakukan untuk memastikan operasional penerbangan tetap memenuhi aspek keselamatan.
Abu Vulkanik Berisiko bagi Pesawat
Abu vulkanik menjadi perhatian serius dalam penerbangan karena material tersebut dapat menimbulkan gangguan apabila masuk ke mesin pesawat.
Partikel abu yang terbawa ke dalam mesin dapat meleleh akibat suhu tinggi dan kemudian menempel pada bagian tertentu di dalam mesin. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu kinerja mesin dan membahayakan penerbangan.
Selain mesin, abu vulkanik juga dapat memengaruhi jarak pandang serta mengganggu sejumlah bagian pesawat lainnya.
Karena itu, penerbangan di wilayah yang terdampak abu vulkanik harus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi ruang udara dan hasil pemeriksaan di lapangan.
Runway Halim Dibersihkan Intensif
Bandara Halim Perdanakusuma melakukan pembersihan runway secara intensif setelah wilayah bandara terdampak sebaran abu vulkanik.
Petugas melakukan pemeriksaan secara berkala untuk memastikan tidak terdapat material vulkanik yang dapat mengganggu aktivitas pesawat saat lepas landas maupun mendarat.
Pembersihan dan pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kondisi sisi udara tetap aman sebelum operasional penerbangan dilanjutkan.
Sejumlah Penerbangan Terdampak
Dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau juga dirasakan pada sejumlah penerbangan dari dan menuju Bandara Halim Perdanakusuma.
Pendataan sementara menunjukkan sejumlah penerbangan mengalami penyesuaian akibat kondisi tersebut. Maskapai juga melakukan penanganan terhadap penumpang yang perjalanan udaranya terganggu.
Penumpang yang terdampak dapat memperoleh penanganan sesuai ketentuan maskapai, termasuk perubahan jadwal maupun pengembalian dana tiket apabila penerbangan dibatalkan.
Keselamatan Jadi Prioritas
Pengelola bandara bersama pihak terkait terus memantau kondisi abu vulkanik serta perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Keputusan mengenai pembukaan maupun keberlangsungan operasional penerbangan akan mempertimbangkan hasil pemeriksaan kondisi runway, ruang udara, informasi cuaca, serta faktor keselamatan lainnya.
Penumpang yang memiliki jadwal penerbangan dari atau menuju Bandara Halim Perdanakusuma diimbau memeriksa informasi terbaru dari maskapai sebelum berangkat ke bandara.
Dengan kondisi sebaran abu yang masih dapat berubah mengikuti arah angin, jadwal penerbangan juga berpotensi mengalami penyesuaian.
COMMENTS