| gambar ilustrasi |
KARO, LAJUSIAR.COM - Kasus dugaan keracunan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali menjadi perhatian. Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sisa makanan menemukan tiga jenis bakteri, sementara salah satu siswi korban masih mengalami kejang.
Temuan tersebut menambah perhatian terhadap penanganan kasus yang terjadi setelah ratusan pelajar di Karo mengalami gangguan kesehatan usai menyantap menu MBG pada Agustus 2026.
Tiga Bakteri Ditemukan dalam Sisa Makanan
Dinas Kesehatan Sumatera Utara menyampaikan bahwa pemeriksaan terhadap sampel sisa menu MBG menemukan tiga jenis bakteri. Temuan tersebut menjadi bagian dari proses investigasi untuk mengetahui faktor yang menyebabkan munculnya gangguan kesehatan pada para siswa.
Keberadaan bakteri dalam sampel makanan menjadi perhatian karena beberapa jenis bakteri dapat menghasilkan racun yang berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan. Namun, hasil laboratorium tetap perlu dikaitkan dengan pemeriksaan medis dan investigasi epidemiologi untuk memastikan penyebab kejadian.
Korban Masih Mengalami Kejang
Salah satu korban yang menjadi perhatian adalah Febiola Beru Purba, siswi berusia 16 tahun. Setelah mengalami dugaan keracunan, kondisi Febiola belum sepenuhnya pulih.
Febiola dilaporkan masih mengalami kejang serta gangguan pada daya ingat. Kondisi tersebut membuat keluarga terus membawa Febiola menjalani pemeriksaan dan mendapatkan pendampingan medis.
Sebelumnya, keluarga juga mengungkapkan adanya perubahan kondisi setelah Febiola menjalani perawatan. Ia sempat mengalami kesulitan berbicara dan tidak mengenali sejumlah orang di sekitarnya.
Pemeriksaan Medis dan Trauma Dilakukan
Selain pemeriksaan fisik, Febiola juga menjalani pemeriksaan untuk mengetahui kondisi neurologis dan psikologisnya. Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap mengenai gangguan yang dialaminya.
Pemerintah daerah juga terus memantau kondisi korban. Penanganan dilakukan dengan mempertimbangkan aspek kesehatan fisik sekaligus kondisi psikologis setelah kejadian yang dialami.
Investigasi Keamanan MBG Berlanjut
Temuan bakteri dalam sisa menu menjadi salah satu bahan penting dalam investigasi kasus dugaan keracunan MBG di Karo. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui sumber kontaminasi serta kaitannya dengan keluhan kesehatan para siswa.
Kasus tersebut sekaligus menjadi perhatian terhadap pentingnya penerapan standar keamanan pangan dalam setiap tahapan program MBG, mulai dari pengolahan, penyimpanan hingga distribusi makanan ke sekolah.
Sementara itu, kondisi Febiola masih terus dipantau. Keluarga berharap pemeriksaan lanjutan dapat memberikan kepastian mengenai penyebab gangguan kesehatan yang dialaminya sekaligus membantu menentukan penanganan yang tepat.
COMMENTS