(Tribunnews/Danil Siregar)
KARO, LAJUSIAR.COM - Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, membuat aparat gabungan meningkatkan kesiapsiagaan untuk melindungi masyarakat di wilayah terdampak.
Gunung Sinabung mengalami erupsi pada Senin (31/8/2026). Setelah aktivitas vulkanik meningkat, status gunung tersebut dinaikkan dari Level II Waspada menjadi Level III Siaga.
Peningkatan status tersebut membuat unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, dan instansi terkait memperkuat penanganan di lapangan.
Ratusan Personel Disiagakan
Polri mengerahkan 176 personel untuk membantu pengamanan, pelayanan masyarakat, serta mendukung proses evakuasi apabila kondisi membutuhkan.
Sementara itu, penanganan juga diperkuat sekitar 550 personel gabungan yang terdiri dari 500 personel TNI dan 50 personel Pemerintah Kabupaten Karo.
Seluruh personel disiapkan untuk melakukan pemantauan, sterilisasi kawasan berbahaya, membantu masyarakat, serta mempercepat respons apabila terjadi peningkatan aktivitas vulkanik.
Radius aman juga ditetapkan hingga 6 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Sinabung. Masyarakat diminta tidak memasuki kawasan yang telah dinyatakan berbahaya.
Warga Diminta Tetap Waspada
Wilayah Desa Payung dan Desa Kuta Tengah menjadi perhatian karena berpotensi terdampak awan panas.
Sejumlah lokasi, termasuk kawasan Lau Kawar dan kebun anggur, juga ditutup sementara sebagai langkah pencegahan terhadap risiko erupsi.
Pemerintah mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari petugas di lapangan.
Warga juga diminta tidak mendekati kawasan Gunung Sinabung hanya untuk melihat aktivitas erupsi atau mengambil gambar karena kondisi gunung masih berpotensi mengalami peningkatan aktivitas.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyebut erupsi tersebut merupakan bagian dari peningkatan aktivitas vulkanik yang masih terus dipantau. Kemungkinan terjadinya erupsi lebih besar juga menjadi perhatian petugas.
Hingga saat ini, pemantauan aktivitas Gunung Sinabung terus dilakukan oleh PVMBG bersama unsur terkait untuk memastikan keselamatan masyarakat di sekitar kawasan gunung.